Perhatikan 3 Hal Ini Bila Masih Berhubungan dengan Orangtua Mantan Kekasih

Oleh Liputan6.com pada 31 Agu 2019, 08:00 WIB
Diperbarui 16 Sep 2019, 18:26 WIB
Ibu Mertua

Liputan6.com, Jakarta Bertahun-tahun menjalin hubungan dekat dengan seseorang biasanya juga dekat dengan orangtua si Dia. Namun, ketika putus cinta, masih banyak orang yang menjalin silaturahmi dengan orangtua mantan kekasih

Ada beberapa faktor yang harus Anda pertimbangkan sebelum mencoba untuk tetap berhubungan baik dengan orangtua mantan kekasih. Dilansir dari Elite Daily, Jumat (30/8/2019) berikut beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan dalam menjalin hubungan dengan orangtua mantan kekasih.  

1. Perpisahan harus baik-baik

Menurut pakar hubungan dan etiket, April Masini, hubungan harus berakhir dengan baik-baik. Jika Anda dan mantan kekasih berakhir dengan tidak baik, orangtuanya mungkin tidak ingin untuk mempertahankan kedekatan lagi.

Jika hubungan berakhir dengan baik, maka tetap menjalin silaturahmi dengan orangtua mantan kekasih bukan ide yang buruk.

“Jadi, jika Anda dan mantan kekasih baik-baik saja ketika berpisah, maka kemungkinan besar Anda masih dapat berhubungan dengan orangtuanya,” ucap Masini.

Masini menambahkan, jika mantan kekasih tidak ingin Anda berteman dengan keluarganya, maka Anda harus menghargai itu.

 

 

2 of 4

2. Tidak Ada Motif Tersembunyi

Penting untuk memahami mengapa Anda ingin mempertahankan hubungan dengan orangtua mantan kekasih. “Jika Anda memiliki hubungan dengan anggota keluarga mantan sebelum berhubungan, maka tidak apa-apa untuk tetap berhubungan,” ucap seorang pakar hubungan, Fran Greene.

Greene juga menegaskan menghindari berpikir bahwa cara ini membantu Anda untuk mendapatkan kembali hati sang mantan atau karena Anda hanya tidak ingin menerima bahwa hubungan kalian sudah berakhir.

Alasan apa pun yang Anda miliki untuk menjaga hubungan baik dengan orangtua mantan kekasih dapat diterima, selama tidak ada motif tersembunyi didalamnya.

 

3 of 4

3. Tetapkan Aturan atau Batasan

 

Aturan ini dibuat untuk menjaga agar semuanya seimbang secara emosional. “Bernegosiasilah dengan mantan dan anggota keluarga tentang mana sesuatu yang harus dihindari dan tidak. Beri tahu di mana hal yang mungkin dapat menyinggung hat kepada setiap anggota keluarga,” ucap pakar hubungan dan cinta, Susan Winter.

Dengan melakukan hal tersebut, setiap pihak yang terlibat dapat mengetahui batasan-batasan sehingga tidak ada yang merasa tidak nyaman dengan situasi ini.

 

Penulis: Diviya Agatha

4 of 4

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓