Alasan Mulia di Balik Keinginan Paskibraka Galuh dari DIY Jadi Dokter Anak

Oleh Aditya Eka Prawira pada 20 Agu 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 20 Agu 2019, 11:00 WIB
Paskibraka 2019, Paskibraka Nasional 2019, Paskibraka, Pembawa Baki 2019, Galuh Kumala Hapsari
Perbesar
Paskibraka Nasional 2019 dari DI Yogyakarta, Galuh Kumala Hapsari bercita-cita menjadi seorang dokter. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Liputan6.com, Jakarta - Saat mengunjungi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Senin, 19 Agustus 2019, banyak anggota Paskibraka Nasional 2019 yang tunjuk jari kala ditanya siapa yang bercita-cita menjadi taruni atau taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Di antara yang tidak tunjuk jari itu, ada sosok Paskibraka dari DI Yogyakarta, Galuh Kumala Hapsari. Gadis berjilbab dari SMA Negeri 8 Yogyakarta ini mengaku sejauh ini belum tertarik ke arah tersebut.

"Enggak kepikiran sama sekali," kata Galuh kepada Diary Paskibraka Liputan6.com .

Galuh mengatakan cita-citanya adalah menjadi dokter. Sebab, profesi satu ini menjadi keinginan keluarga besar dari mamanya yang belum terwujud.

"Sampai sekarang baru dari keluarga ayah, satu orang. Dari keluarga mama belum ada. Katanya, satu oranglah jadi dokter. Jadi, Galuh penginnya ke situ," kata Paskibraka Nasional 2019 kelahiran Yogyakarta, 13 September 2019.

 

2 dari 3 halaman

Paskibraka Nasional 2019 Galuh Ini Jadi Dokter Anak

Paskibraka 2019, Paskibraka Nasional 2019, Paskibraka, Pembawa Baki 2019, Galuh Kumala Hapsari
Perbesar
Galuh, Paskibraka Nasional 2019 dari Yogyakarta ini ingin ada satu orang dari keluarga mamanya yang menjadi dokter. (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Sejauh ini, Galuh bermimpi bisa menempuh pendidikan dokter spesialis anak. Oleh sebab itu, sepulangnya nanti dia ke Yogyakarta, Galuh akan belajar sungguh-sungguh biar nilainya enggak jeblok.

"Aku itu bukan anak yang berprestasi banget. Tapi, setidaknya, nilai-nilaiku jangan sampai jelek banget dan turun," kata Galuh.

Alasan Paskibraka Galuh memilih menjadi dokter anak, karena dia ingin berkontribusi buat bangsa ini.

"Pemikirannya tuh kayak, kalau aku bisa menyehatkan anak, berarti aku juga bisa menyukseskan anak itu supaya bisa bermanfaat buat negaranya sendiri," kata Galuh.

"Ketika anak itu sehat, lalu dia belajar yang giat, kemudian menjadi pintar, ke depan dia pun bisa menyukseskan negaranya sendiri," Galuh menambahkan.

3 dari 3 halaman

Video Menarik Paskibraka Nasional

Lanjutkan Membaca ↓