Jemaah Haji Tiba di Indonesia, Kemenkes: Selama 14 Hari Kesehatannya Dipantau

Oleh Benedikta Desideria pada 18 Agu 2019, 11:00 WIB

Diperbarui 19 Agu 2019, 19:14 WIB

Jemaah haji tiba di Indonesia. (Foto: Humas Kemenkes)

Liputan6.com, Bekasi Sebanyak 404 jemaah haji kloter pertama JKS 1 dari Kabupaten Bogor dan 6 petugas haji tiba di Embarkasi Bekasi pada Minggu, 18 Agustus 2019 pukul 01.30. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg Oscar Primadi yang hadir menyambut pun mengatakan bahwa kesehatan mereka akan dipantau dalam dua pekan ke depan.

"Saya berpesan, jika dalam kurun waktu 14 hari ke depan Bapak dan Ibu mengalami sakit, Bapak dan Ibu wajib berobat ke Puskesmas dengan membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH)," pesan Oscar.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terbawanya penyakit dari Arab Saudi ke Indonesia.

 

Sekjen Kemenkes, drg Oscar Primadi, menyambut jemaah haji di Embarkasi Bekasi. (Foto: Humas Kemenkes)
Sekjen Kemenkes, drg Oscar Primadi, menyambut jemaah haji di Embarkasi Bekasi. (Foto: Humas Kemenkes)

Oscar berharap jemaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci diharapkan bisa menjadi agen kesehatan untuk berbagi pengalaman dan tips tetap sehat bagi para calon jemaah haji di lingkungan sekitar.

Agen kesehatan ini dimaksudkan untuk para calon jemaah haji lndonesia agar dapat mempersiapkan kesehatan diri dengan sebaik-baiknya. Sehingga para calon jemaah haji ini nantinya memenuhi syarat lstithaah kesehatan ketika tiba waktu bagi mereka untuk menunaikan ibadah selama di Tanah Suci.

Menutup sambutannya, Oscar mengucapkan selamat kembali he kampung halaman dan berkumpul kembali bersama keluarga serta menjadi Haji Mabrur dan Mabruroh.

 

2 of 2

Saksikan juga video berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓