Saat Bencana Bukan Susu Formula yang Bayi Butuhkan

Oleh Liputan6.com pada 07 Agu 2019, 08:00 WIB
Diperbarui 07 Agu 2019, 08:00 WIB
Pengungsi gempa Halmahera.
Perbesar
Pengungsi gempa (Liputan6.com/Hairil Hiar)

Liputan6.com, Jakarta Bukan popok sekali pakai atau susu formula yang dibutuhkan bayi saat bencana. Melainkan tenda menyusui untuk ibu dan bayi seperti disampaikan dokter anak yang juga konselor laktasi Wiryani Pambudi.

"Bantuan yang dibutuhkan bayi bukanlah susu formula tetapi tenda menyusui. Tempat untuk pengungsi agar bisa menyusui bayinya," ujar Wiryani di Gedung Kemenkes Jakarta dalam acara Pekan ASI Sedunia 2019.

Lokasi tenda laktasi pun mesti dibangun di tempat yang tepat sehingga ibu pun nyaman saat menyusui. Hal ini punya peran signifikan terhadap produksi ASI.

"Jangan mencar-mencar, jangan campur di pengungsian dan bisa dilihat oleh bapak-bapak yang lain," kata Wiryani.

Memang seringkali donatur berpikir yang dibutuhkan bayi saat bencana seputar sandang dan pangan.  

"Para dermawan akan berpikir apa yang akan disumbang untuk bayi-bayi di sana dan pasti pikirnya popok bayi, susu formula, makanan instan," tambahnya.

Wiryani berharap para media dapat menyebarkan informasi terkait kebutuhan bayi ini ketika bencana agar dapat memberi dukungan yang tepat untuk para korban bencana. 

 

Penulis: Febrianingsih Alamako

2 dari 2 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Lanjutkan Membaca ↓