Kabut Asap Mulai Pekat, Warga Sampit Pakai Masker

Oleh Liputan6.com pada 05 Agu 2019, 19:00 WIB
Diperbarui 05 Agu 2019, 19:15 WIB
kesehatan

Liputan6.com, Sampit Kabut asap yang mulai pekat membuat sebagian warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mulai menggunakan masker. Hal ini dilakukan guna mencegah terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Hari ini saya terpakasa memakainya karena asap mulai tebal. Tadi, saja sudah mulai bersin-bersin," kata salah satu warga Sampit, Fadlan, kepada Antara dikutip Senin (5/8/2019).

Seperti terlihat di Jalan S Parman dan Achmad Yani, kawasan sekitar Taman Kota Sampit dan kawasan bantaran Sungai Mentaya, kabut asap terlihat lebih tebal dari biasanya. Banyak pengendara, khususnya pelajar dan orangtua mereka terlihat menggunakan masker agar tidak terhirup asap bercampur debu kebakaran lahan tersebut.

Di beberapa titik, jarak pandang mulai berkurang. Seperti kawasan Mentaya Seberang yang terpisah Sungai Mentaya selebar sekitar 530 meter yang biasanya terlihat jelas, pagi tadi hanya terlihat samar-samar karena terhalang asap yang mulai menebal.

Pengendara motor dan mobil kini juga mulai menyalakan lampu kendaraan agar terlihat jelas oleh pengendara dari arah berlawan.

Asap ini diduga akibat kebakaran lahan yang masih marak di beberapa lokasi seputar kota Sampit. Selain itu, asap diduga merupakan kiriman dari kebakaran lahan cukup luas yang terjadi sepekan terakhir di kawasan selatan.

 

 

 

2 dari 2 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓