Makan Malam sama Pentingnya dengan Sarapan untuk Anak, Tidur Lebih Nyenyak dan Cegah Obesitas

Oleh Aditya Eka Prawira pada 08 Jul 2019, 18:00 WIB
Diperbarui 08 Jul 2019, 18:33 WIB
Anak malas makan sayur

 

Liputan6.com, Jakarta - Banyak yang mengetahui betapa pentingnya sarapan pagi untuk anak, tapi masih sedikit yang mengetahui bahwa makan malam sama pentingnya dengan sarapan bagi si Kecil.

Pada sebuah kesempatan, ahli gizi klinis dr Nurul Ratna Mutu Manikam menjelaskan perihal pentingnya sarapan dan makan malam bagi si Kecil ini.

Menurut Ratna, sarapan begitu penting lantaran bisa memengaruhi konsentrasi, daya ingat, dan perasaan seorang anak.

"Kadang-kadang anak jadi rewel kalau lapar," kata Nurul. "Anak-anak biasanya rewel kalau lapar dan kurang tidur. Jadi kalau dua-duanya terpenuhi, moodnya akan baik di sekolah," Nurul menambahkan.

Dengan sarapan, kata Nurul, anak menjadi lebih cerdas dan emosionalnya terjaga saat di sekolah.

Lebih lanjut, anak juga perlu diberi tambahan susu dan air yang putih supaya tetap terhidrasi guna mendukung konsentrasi dan daya ingat di sekolah.

 

 

2 of 3

Pentingnya Makan Malam untuk Anak

Ilustrasi Anak, Remaja, Makan, dan Makanan Pedas (iStockphoto)
Biasakan Anak untuk Sarapan dan Makan Malam (iStockphoto)

 

Nah, sekarang apa pentingnya makan malam? Nurul mengatakan bahwa makan malam juga penting untuk memenuhi kebutuhan zat gizi anak. Makan malam diperlukan untuk menggantikan energi dan nutrisi yang dikeluarkan anak saat siang hari.

Selain itu, makan malam dapat mengurangi kejadian lapar pada malam hari dan membantu si Kecil memperleh tidur yang berkualitas.

"Makan malam supaya kenyang, tidurnya nyenyak, bangun pagi ke sekolah juga lebih enak", tutur Nurul.

Nurul juga menyarankan makan malam dilakukan bersama keluarga karena role model anak adalah ayah dan ibu.

Ketika orangtua memakan makanan yang sehat maka anak juga akan belajar untuk mengikuti kebiasaan makan sehat orangtua.

 

3 of 3

Panduan Makan Sehat Anak

 

Memberikan makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap, seperti susu, buah, dan sayuran juga membantu mencegah defisiensi nutrisi.

Pada diskusi Dukung Semangat Sekolah si Kecil dengan Nutrisi Seimbang belum lama ini, Nurul menjelaskan panduan makan sehat kepada orangtua untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.

Untuk sekali makan setidaknya:

- 3/4 porsi nasi = 4-5 sendok makan

- 1 porsi lauk = 3/4 - 1 potong sedang

- 1/2 porsi sayur = 1/2 mangkuk

- 1/2 porsi buah = 1/2 potong sedang

- Susu bernutrisi dua kali sehari

Untuk sekali makan setidaknya dalam piring terdapat:

- Bahan makanan pokok sumber karbohidrat kompleks (beras merah, kentang, jagung, ubi jalar, kedelai)

- Aneka ragam lauk-pauk

- Jangan lupa sayur dan buah-buahan

- Minyak

- Air sesuai kebutuhan (1-3 tahun 1200 ml/hari, 4-6 tahun 1500 ml/hari, 7-9 tahun 1900 ml/hari)

 

Penulis: Febrianingsih Alamako

Lanjutkan Membaca ↓