Agar Lansia Tak Jatuh Sakit Selama Perjalanan Mudik

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 03 Jun 2019, 16:00 WIB
Diperbarui 03 Jun 2019, 16:16 WIB
Mengintip Fasilitas Nyaman Rest Area Km 228A Tol Kanci-Pejagan

Liputan6.com, Jakarta Apabila kita ingin mengajak lanjut usia (lansia) mudik Lebaran, sebaiknya perlu konsultasi ke dokter. Kondisi fisik yang tak sebugar masa muda dulu membuat lansia rentan terkena penyakit, bahkan terserang keletihan selama perjalanan.

Jangan lupa ajak orangtua kita berkonsultasi ke dokter sebelum mudik dan persiapkan obat-obatan rutin yang harus dikonsumsi selama perjalanan mudik. Bawa alat bantu dan kesehatan penunjang lainnya," jelas dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri Jaya Purwita Wijaya Laksmi dalam keterangan rilis kepada Health Liputan6.com, ditulis Senin (3/6/2019).

Perhatikan dosis dan frekuensi obat untuk lansia serta cara penyimpanan obat yang baik dan benar. Anda juga bisa membawa dosis obat-obatan rutin lebih banyak dibandingkan lamanya perjalanan yang direncanakan.

"Hal ini untuk mengantisipasi jika ternyata mereka (lansia) ingin tinggal lebih lama di kampung halaman,” tambah Purwita.

Mudik
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri Jaya Purwita Wijaya Laksmi berikan tips mudik untuk lansia. (Dok RS Pondok Indah – Bintaro)
2 dari 3 halaman

Rencana Selama Perjalanan

Mengintip Fasilitas Nyaman Rest Area Km 228A Tol Kanci-Pejagan
Pemudik menikmati fasilitas pijat di Rest Area Km 228A Tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Rest area ini memiliki 308 toilet dan fasilitas lainnya seperti masjid, rumah makan, dan lain-lainnya. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Menyusun rencana yang mencakup kapan dan di manatempat untuk transit dan beristirahat menjadi kunci utama. Anda dapat memperhitungkan soal keberadaan fasilitas tempat makan.

"Cek lokasi toilet, penginapan yang ramah lansia serta informasi keberadaan fasilitas kesehatan di rute perjalanan yang dilewati," Purwita menambahkan.

Pilihlah moda transportasi yang nyaman bagi lansia. Selama perjalanan mudik, dampingi pula lansia melakukan peregangan tubuh.

"Bisa berdiri dan berjalan setiap beberapa jam sekali saat perjalanan agar sirkulasi darah tetap lancar dan sendi-sendi tak menjadi kaku," tutup dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah – Bintaro.

3 dari 3 halaman

Simak video menarik berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓