Wajib Tahu, Cara Mengatasi Alergi Area Kewanitaan

Oleh Cahyu pada 31 Mei 2019, 05:00 WIB
Ilustrasi area kewanitaan

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah area kewanitaan Anda terasa gatal, mengalami kemerahan, dan terasa perih? Kalau pernah, mungkin saja area kewanitaan mengalami alergi. Yup, ternyata area kewanitaan juga bisa mengalami alergi, lho.

Alergi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal. Misalnya, alergi terhadap bahan lateks kondom, sabun mandi cair, atau pembalut yang mengandung pewangi. Namun jangan khawatir, alergi area kewanitaan dapat diatasi, kok.

Caranya dengan membersihkan area kewanitaan dengan benar dan menggunakan produk-produk yang tepat. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi alergi area kewanitaan.

Pakai celana dalam katun

Keringat juga dapat menyebabkan alergi area kewanitaan. Karena itu, lebih baik Anda menghindari penggunaan celana dalam terlalu ketat yang menahan keringat. Sebaiknya, Anda memilih celana dalam dengan ukuran yang pas dan berbahan katun. Bahan katun mampu menyerap keringat dengan baik.

Hindari penggunaan tisu toilet

Beberapa tisu toilet mengandung pewangi. Nah, pewangi ini dapat menyebabkan iritasi pada area kewanitaan yang ujung-ujungnya menimbulkan alergi. Jadi, lebih baik Anda menggunakan handuk kecil berbahan katun saja untuk mengeringkan area kewanitaan. Selain bisa menyerap air dengan baik, bahannya juga aman untuk kesehatan area kewanitaan.

Memakai cairan pembersih berbahan alami

Area kewanitaan merupakan salah satu organ yang cukup sensitif. Jadi, tak boleh dibersihkan dengan produk yang sembarangan. Jangan membersihkan area kewanitaan dengan produk yang pHnya kurang sesuai atau mengandung bahan kimia agar tak terkena iritasi atau bakteri jamur.

Pilih cairan pembersih area kewanitaan yang terbuat dari bahan alami dan pHnya sesuai dengan area kewanitaan. Misalnya, Resik V Godokan Sirih. Terbuat dari godokan air sirih asli, produk ini mampu mengatasi keputihan dan bau tak sedap. pHnya juga terjamin sesuai dengan area kewanitaan, terbukti dari lulus uji BPOM.

Guna mendapatkan hasil yang maksimal, pakai produk berbahan halal tersebut dua hari sekali. Area kewanitaan bebas keputihan, bau tak sedap, dan alergi, deh!

 

 

(Adv)