Aturan Makan Kurma Saat Berbuka Puasa buat Pasien Diabetes

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 11 Mei 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 12 Mei 2019, 02:14 WIB
Makanan Buka Puasa

Liputan6.com, Jakarta Ada aturan makan kurma saat berbuka puasa buat orang diabetes. Yang menjadi perhatian yakni jumlah kurma yang dimakan tidak berlebihan. Selain itu, ukuran kurma juga perlu diperhatikan.

"Boleh saja makan kurma. Tapi tergantung ukuran besar dan kecilnya kurma. Kurma kan macam-macam merek dan ukurannya, ada yang besar dan kecil. Jangan makan yang gede-gede tiga kurma," jelas dokter spesialis penyakit dalam Sidartawan Soegondo saat ditemui di Jakarta, ditulis Sabtu (11/5/2019).

Kalau mau makan kurma tiga buah, jadi perhitungannya adalah makan satu kurma yang ukurannya besar, lalu dua kurma yang kecil.

"Sama saja kalau mau makan empat kurma. Hitungannya, makan satu kurma yang besar dan makan kurma yang ukurannya kecil sebanyak tiga buah," lanjut Sidarta.

2 of 3

Kurma yang asli

Jelang Ramadan, Permintaan Kurma Meningkat Dua Kali Lipat
Kurma asli buat orang diabetes. (Liputan6.com/JohanTallo)

Kurma kini bermacam-macam jenisnya. Misal, bentuk kurma yang dibalut cokelat atau cokelat yang berisi kurma. Untuk kurma yang kreatif ini, Sidarta tidak menganjurkan.

"Sekarang kan kurma kan sudah bermacam-macam jenisnya. Ada kurma cokelat. Sudah kurma manis ditambah cokelat jadi makin manis kan. Saya sarankan lebih baik makan kurma yang original (asli) saja," jelasnya.

Bila orang diabetes tetap ingin makan kurma cokelat, boleh saja. Tapi cukup satu buah saja.

"Masa makan lima kurma. Ya, enggak begitu," tutupnya.

3 of 3

Simak video menarik berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓