Tanpa Drama, Begini Aksi Pasien Gangguan Jiwa Nyoblos di RSJ

Oleh Benedikta Desideria pada 17 Apr 2019, 19:36 WIB
Tanpa teriak-teriak, pasien rawat inap gangguan jiwa di RSJ Grhasia Yogyakarta mencoblos pada Pemilu 2019.

Liputan6.com, Sleman Segilintir orang deg-degan atau khawatir bila nyoblos pada Pemilu 2019 bersama orang dengan gangguan jiwa. Nyatanya, pada Pemilu 2019 yang dilakukan di RS Jiwa Grhasia Yogyakarta para pasien gangguan jiwa mencoblos tanpa drama.

Ada lima pasien dengan gangguan jiwa RS Grhasia yang secara medis boleh mencoblos pada Pemilu 2019. Namun, hanya empat yang terverifikasi bisa mencoblos. Mereka mulai menyoblos sekitar pukul 09 pagi.

Didampingi para perawat mereka diantar dari kamar menuju Pendopo Keasistenan yang terletak di tengah-tengah RSJ Grhasia.

Langkah para pasien gangguan jiwa laki-laki itu tenang dan pasti. Tak terlihat ada yang mengamuk atau berteriak-teriak seperti yang orang takutkan.

 

Tanpa teriak-teriak, pasien rawat inap gangguan jiwa di RSJ Grhasia Yogyakarta mencoblos pada Pemilu 2019.
Tanpa teriak-teriak, pasien rawat inap gangguan jiwa di RSJ Grhasia Yogyakarta mencoblos pada Pemilu 2019.

Saat diminta untuk mengantre, mereka pun mengikuti permintaan petugas dan perawat. Bahkan, sesekali ketika duduk untuk antre mencoblos mereka tampak mengobrol layaknya orang sehat jiwa. Saat di bilik suara rata-rata hanya menghabiskan waktu 2-3 menit.

"Tadi, lihat tho, pasien tenang, kan seperti orang normal," kata Direktur RSJ Grhasia Yogyakarta, dokter Akhmad Akhadi saat ditemui usai pencoblosan di rumah sakit yang terletak di Jalan Kaliurang Km 17 ini.

Akhmad menjelaskan memang empat orang ini secara medis sudah diukur kapasitas mentalnya. Mereka tahu apa yang akan mereka lakukan. Sehingga, para pasien gangguan jiwa ini tenang-tenang saja ketika bertemu banyak orang di TPS 23 Pakembinangun.

"Yang pasti mereka senang sekali sih kalau bisa keluar dari kamar," kata Akhmad sembari tersenyum.

2 of 2

Terlalu Semangat Cemplungkan Jari ke Tinta

Tanpa teriak-teriak, pasien rawat inap gangguan jiwa di RSJ Grhasia Yogyakarta mencoblos pada Pemilu 2019.
Tanpa teriak-teriak, pasien rawat inap gangguan jiwa di RSJ Grhasia Yogyakarta mencoblos pada Pemilu 2019.

Salah satu yang menarik ketika salah satu pasien rawat inap terlalu semangat menyelupkan jari ke tinta. Sampai-sampai tinta berwarna ungu tua itu sedikit muncrat ke jari dan lantai.

"Wah....," katanya pelan agak kaget ketika melihat ada tinta yang muncrat.

Hal ini pun membuat tersenyum orang yang melihatnya. Semacam penyegar di pagi hari yang sudah mulai gerah.

Selain orang dengan gangguan jiwa, ada pasien rawat inap NAPZA serta karyawan shift pagi RS Grhasia yang menyoblos di sini. Total ada 21 pemilih dari RSJ Grhasia.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara No TPS Moblie No 23 Pakembinangun, Wawan, mengatakan proses pencoblosan di RSJ Grhasia berjalan lancar.

"Di Grhasia semuanya koperatif. karyawammya bs koperatif dan mau mendampingi para pasien. Sehingga tidak ada antrean yang terlalu panjang atau lama," kata Wawan.

Lanjutkan Membaca ↓