Kebanyakan Minum Kopi, Tulang Rusuk Wanita Ini Patah dan Terancam Osteoporosis

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 14 Mar 2019, 16:00 WIB
Diperbarui 14 Mar 2019, 21:14 WIB
Biji Kopi

Liputan6.com, Jakarta Minum kopi menjadi tren di kalangan anak muda saat ini. Namun, sebuah kejadian di Tiongkok ini bisa menjadi pelajaran agar tidak mengonsumsi minuman berkafein ini terlalu berlebihan.

Seorang wanita 30 tahun bernama Han Xiao dari Wuhan, Tiongkok, merupakan penggemar berat kopi. Mengutip World of Buzz pada Rabu (13/3/2019), hal pertama yang akan dilakukannya saat tiba di kantor adalah dengan membuat secangkir kopi.

Dalam sehari, dia bahkan bisa mengonsumsi hingga 10 cangkir kopi hitam. Kebiasaan ini sudah dia lakukan lebih dari tujuh tahun. Tidak tanggung-tanggung, dia mengatakan bahwa dirinya mengonsumsi kopi selayaknya minum air putih. Selain itu, Han juga mengatakan bahwa selama ini tidak ada masalah kesehatan yang menghampirinya.

Suatu malam, Han mengalami batuk ekstrem yang terjadi hingga 10 menit. Nextshark melaporkan bahwa kondisi itu meningkat menjadi nyeri dada yang sakitnya tidak tertahankan.

Keesokan paginya, Han pergi ke rumah sakit dan menemukan sesuatu yang mengejutkannya. Hasil rontgen menunjukkan bahwa penyebab dari nyeri dada tersebut adalah patah pada tulang rusuk ketiga, keempat, dan kelima yang terjadi akibat batuknya yang ekstrem.

Wuhan Evening News bahkan melaporkan tes kepadatan mineral peminum kopi ini tulangnya mirip dengan seorang pria berumur 60 tahun. Yang lebih parahnya lagi, dia mulai mengalami osteoporosis.

Simak juga video menarik berikut ini:

2 of 2

Batas aman konsumsi kopi

Kopi
Fenomena maraknya kedai kopi di Indonesia. (iStockphoto)

Menurut Webmd, kafein, garam, dan minuman berkarbonasi memiliki kontribusi terhadap osteoporosis. Maka dari itu, produk-produk itu harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Sebuah kasus lain bahkan menyebutkan bahwa seorang pria 23 tahun yang suka minum minuman berkarbonasi mengalami retak tulang rusuk kesembilan.

Dr. Chen Baojun dari Wuhan Central Hospital mengatakan bahwa saat ini tren osteoporosis sedang berkembang di kalangan kaum muda. Dia mengatakan, kurangnya olahraga, merokok, konsumsi alkohol, minuman berkarbonasi, dan kopi yang berlebihan menjadi kebiasaan yang mempercepat usia tulang.

Berdasarkan standar yang ditentukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dalam batas konsumsi kafein, seperti dikutip CCTV News, antara lain:

1. Asupan satu kali 200 miligram atau kurang dan kurang dari 400 miligram dalam sehari tidak menimbulkan masalah,

2. Wanita hamil tidak boleh melebihi 200 miligram per hari,

3. Kafein berisiko bagi anak-anak dan remaja, masih ada kekurangan data untuk menentukan asupan yang aman,

4. Secara umum, asupan tidak boleh melebihi 3 miligram per kilogram berat badan.

Lanjutkan Membaca ↓