Santap Durian Harus Sesudah Makan Besar, Apa Iya?

Oleh Benedikta Desideria pada 27 Feb 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 27 Feb 2019, 10:00 WIB
Durian
Perbesar
Durian. (NICHOLAS YEO / AFP/Asnida Riani)

Liputan6.com, Jakarta Saat ini memang bukan puncak musim durian tapi buah ini masih mudah ditemukan di sekitar kita. Apalagi bagi penggemar buah ini, segala cara dilakukan agar bisa menyantapnya. Namun, memang iya harus makan besar dulu sebelum santap durian?

Bagi orang sehat alias tidak memiliki masalah kesehatan sesungguhnya bisa kapan saja makan durian. Tidak harus makan nasi terlebih dahulu seperti disampaikan pakar nutrisi Rita Ramayulis.

"Enggak (harus makan nasi dahulu). Prinsip makan durian sama seperti buah lainnya. Prinsip buah itu bisa makan kapan saja, hanya porsinya harus diperhatikan" kata Rita saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa saat lalu.

 

Ilustrasi durian (AFP)
Perbesar
Ilustrasi durian (AFP)

Pastikan saat menyantapnya tidak berlebihan. Dalam sehari, porsi buah adalah 3-4 porsi. Dalam durian, satu porsi buah itu dua biji durian ukuran biasa.

"Mau porsi buah dalam sehari dihabiskan (dialokasikan) ke durian semua? Berarti 6-8 biji sehari," kata Rita.

Namun, hal itu tidak disarankan dilakukan setiap hari mengingat buah satu ini tinggi gula dan karbohidrat. "Boleh rekreasi makan tapi ingat lagi gizi seimbang," ingatnya.

2 dari 2 halaman

Bagi diabetesi, ingat ini

Ilustrasi diabetes (iStockphoto)
Perbesar
Ilustrasi diabetes (iStockphoto)

Diabetesi atau orang dengan diabetes dilarang makan durian karena buah ini tinggi gula. Namun, bila hanya sekadar mencicipi bisa saja asalkan disertai dengan makanan lain.

"Dia makan satu, tapi enggak boleh dimakan tunggal alias durian itu doang. Kalau seperti itu gulanya langsung naik," kata Rita.

"Makanya, makan durian bagi diabetesi harus dibarengi dengan sayuran. Sehingga, gula ditahan oleh serat sayur, gula pun naik sedikit-sedikit," pesan Rita. 

 

Lanjutkan Membaca ↓