Waspada, Ini 4 Masalah Kesehatan Akibat Pakai Ponsel Berlebihan

Oleh Liputan6.com pada 23 Feb 2019, 14:00 WIB
Diperbarui 25 Feb 2019, 13:13 WIB
[Bintang] Ilustrasi ponsel

Liputan6.com, Jakarta Di era teknologi yang makin canggih seperti saat ini tidak bisa dilepaskan dari penggunaan ponsel. Saat makan pegang ponsel, begitu juga di tengah-tengah bekerja cek ponsel. Hal ini, lama-lama akan menggerus kesehatan Anda.

Berikut empat masalah kesehatan yang bisa muncul karena ponsel, seperti dikutip dari MedicalDaily.

1. Memicu emosi negatif

Pemakaian ponsel saat sedang berkumpul dengan kerabat atau saudara bisa menurunkan kualitas komunikasi. Bahkan sebuah penelitian mengungkap, mereka yang selalu melihat ponsel saat berkumpul dianggap kurang positif oleh orang asing, dibandingkan yang tidak memandangi ponsel.

Penuh prasangka, tidak fokus, mudah terpancing emosi, komunikasi tak berjalan baik bisa terjadi hanya karena penggunaan ponsel. Pada gilirannya akan dengan mudah memicu emosi negatif.Berikut empat masalah kesehatan yang bisa muncul karena ponsel, seperti dikutip dari MedicalDaily.

2. Meningkatkan level stres

Frekuensi tinggi penggunaan ponsel dapat memiliki efek negatif pada tingkat stres kita. Dering konstan, sinyal getar, dan pengingat dapat membuat pengguna ponsel gelisah.

 

 

2 of 2

3.Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jangan letakkan ponsel di kamar mandi
Semua orang pasti pernah membawa gadget ke kamar mandi, namun ternyata kebiasaan ini berbahaya.

 

Pemakaian ponsel secara terus menerus dapat menumpuk kuman dan bakteri. Residu minyak pun kerap muncul dan penuh dengan sumber penyakit.

Ponsel selalu dibawa ke manapun bahkan ke tempat tidur dan kamar mandi. Membuat kita jadi lebih terpapar bakteri dan virus.

4. Mudah Pegal

Saat menggunakan ponsel kita terus menggerakan tangan secara konstan, terutama saat mengirim pesan teks dan email. Membalas pesan dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan rasa sakit dan radang sendi.

Belum lagi nyeri pada punggung, terutama jika kamu memegang telepon di antara leher dan bahu.

(Penulis: Ratih Permata Sari/Dream.co.id)

Lanjutkan Membaca ↓