Umur 66 Tahun, Presiden Rusia Vladimir Putin Tak Gentar Ikut Pertandingan Judo

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 19 Feb 2019, 12:00 WIB
Diperbarui 19 Feb 2019, 12:00 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengambil bagian dalam sesi latihan judo bersama atlet nasional Rusia di Sochi, Kamis (14/2). Judo merupakan salah satu olahraga kegemaran Putin yang telah digeluti sejak masa muda. (Mikhail KLIMENTYEV/SPUTNIK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Di tengah kesibukannya, serta usianya yang sudah tidak muda, Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya masih rajin berolahraga. Bahkan, Kamis lalu, presiden 66 tahun ini tidak segan menghadapi lawan yang lebih muda dalam sebuah pertandingan judo.

Mengutip Business Insider Singapore pada Senin (18/2/2019), Vladimir Putin melakukan latihan judo dengan tim nasional judo Rusia di Sochi. Putin sendiri pertama kalinya melakukan judo di depan kamera. Terlihat, dia mengenakan sabuk hitam. Ini menandakan bahwa Putin sudah sangat ahli saat melakukan olahraga bela diri tersebut.

Putin juga sempat berlatih judo bersama pemenang medali perunggu Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Natalia Kuzyutina. Ini seperti terungkap dalam Instagram Kuzyutina saat dirinya mengunggah foto bersama sang presiden.

"Terima kasih kepada Presiden Putin, setelah dia melakukan negosiasi yang begitu sulit di KTT (Konferensi Tingkat Tinggi), dia meluangkan waktu untuk melakukan latihan intensitas tinggi," tulis Kuzyutina di unggahannya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Lanjut bermain hoki es

Presiden Rusia, Vladimir Putin
Perbesar
Presiden Rusia, Vladimir Putin memeluk atlet judo nasional Rusia saat mengambil bagian dalam sesi latihan di Sochi, Kamis (14/2). Judo merupakan salah satu olahraga kegemaran Putin yang telah digeluti sejak masa muda. (Mikhail KLIMENTYEV/SPUTNIK/AFP)

Selain itu, Putin juga sempat melakukan sesi tanding dengan seorang peraih medali emas olimpiade Beslan Mudranov. Namun, di tengah pertandingan, dia terlihat memeriksa jarinya.

Mengutip Telegraph, setelah melanjutkan pertandingannya dan sempat meraih lawannya, dia akhirnya memperlihatkan kondisi jarinya ke pelatih. Namun, kondisi jari Putin tampaknya tidak mempengaruhi presiden Rusia itu. Setelah dibalut, dia kembali bertanding.

"Saat meraih, jarinya terluka dan sedikit memar," kata juru bicaranya pada wartawan.

"Ini luka normal, bukan masalah besar. Itu bahkan bukan cedera. Olahraga adalah olahraga," tambah mereka.

Pada hari Jumatnya, Putin melanjutkan kegiatan olahraganya. Tidak tanggung-tanggung, dia bermain hoki es bersama presiden Belarus Alexander Lukashenko. Semua kegiatan itu dia lakukan di tengah pertemuannya dengan Iran dan Turki pada Kamis, untuk membicarakan rencana Amerika Serikat menarik diri dari Suriah.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Simak juga video menarik berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓