3 Alasan Rayakan Valentine Baik untuk Kesehatan Jantung

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 06 Feb 2019, 17:26 WIB
Diperbarui 08 Feb 2019, 15:13 WIB
Pasangan Valentine (iStock)

Liputan6.com, Jakarta Hari Valentine merupakan hari yang ditunggu bagi banyak pasangan. Perayaan Valentine biasanya dapat berupa kencan romantis atau bertukar hadiah. Namun tahukah Anda bahwa merayakan Valentine dapat memberikan dampak baik bagi kesehatan?

Cokelat dan ekspresi cinta tidak hanya bisa membuat jantung berdebar-debar dengan cara romantis. Mereka juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Banyak penelitian mengatakan cokelat dan cinta dapat berperan memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Para ahli tidak selalu sepakat tentang bagaimana elemen-elemen ini meningkatkan kebugaran kardiovaskular.

Berikut 3 alasan merayakan Valentine baik untuk kesehatan jantung yang dilansir Liputan6.com dari webMD, Rabu (6/2/2019).

2 of 4

1. Kandungan Flavonoid Pada Cokelat Kaya Antioksidan

cokelat valentine
cokelat valentine unsplash.com/Food Photographer Jennifer Pallian

Banyak orang melihat cokelat sebagai kenikmatan penuh dosa. Beberapa pelaku diet sering merasa telah melakukan dosa setelah menikmati cokelat. Para ibu selalu memperingatkan anak-anak mereka agar tidak makan cokelat terlalu banyak yang akan memicu gigi berlubang.

"Komponen dalam kakao yakni flavonoid dapat menyehatkan jantung," kata Susan Moores, RD, juru bicara American Dietetic Association (ADA). Ia mengatakan flavonoid adalah antioksidan, yang dikenal untuk melindungi terhadap radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas diduga merusak arteri dan memicu penumpukan zat berlemak di dinding pembuluh darah, yang dapat menyebabkan aterosklerosis.

Antioksidan juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan meningkatkan jumlah kolesterol baik (HDL). Efek antioksidan ini tampaknya lebih besar pada cokelat hitam, karena mengandung lebih banyak biji kakao, sumber alami flavonoid.

Flavonoid dalam cokelat hitam juga dapat meningkatkan kesehatan endotelium (lapisan dalam arteri dan vena), kata Joe Vinson, profesor kimia di University of Scranton di Pennsylvania.

Dalam sebuah penelitian, ia mengatakan orang dengan satu faktor risiko penyakit jantung (yaitu tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, trigliserida tinggi) minum segelas kakao tunggal 6 ons, kaya akan flavonoid. Dari satu minuman itu, para peneliti dilaporkan menemukan peningkatan signifikan dalam fleksibilitas pembuluh darah.

 

3 of 4

2. Perasaan Cinta Dapat Turunkan Tekanan Darah

valentine
valentine unsplash/@klimaatzuster

Kata 'cinta' telah membuat orang bingung selama berabad-abad. Perasaan cinta telah membuat orang merasa seperti mereka melayang, atau menjadi cengeng setelah mendengar lagu tertentu. Cinta juga membuat orang yang masuk akal melakukan hal-hal gila.

Bagaimana cinta dapat meningkatkan kesehatan jantung? Kedengarannya menggelikan, namun ada bukti bahwa cinta memiliki andil dalam kesehatan.

"Buktinya sangat kuat bahwa hubungan yang baik memiliki manfaat kesehatan," kata Blair Justice, PhD, profesor emeritus psikologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Texas.

Menurut Justice, berbagai peneliti telah menyelidiki berbagai jenis hubungan seperti pernikahan, keluarga, dan persahabatan, dan telah menunjukkan bahwa cinta dapat:

- Membantu mencegah penumpukan plak di arteri

- Melindungi dari penyakit jantung

- Meningkatkan kadar antibodi dalam tubuh

- Mengurangi kadar kimia stres, yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh

- Menurunkan risiko penyakit secara umum

- Mengurangi risiko kematian dini

- Perpanjang hidup

Selain itu, sentuhan manusia dapat menurunkan tekanan darah, dan menimbulkan rasa aman, koneksi, dan kenyamanan, kata Carol Rinkleib Ellison, PhD, penulis Women's Sexualities, dan psikolog dalam praktik pribadi.

"Orang-orang yang saling mengungkapkan cinta mereka sebelum tidur cenderung tidur lebih nyenyak, dengan cara yang lebih santai, dan mereka akan bangun di pagi hari lebih segar, dalam suasana hati yang lebih baik," kata Ellison.

Kehidupan nyata mungkin tidak selalu sesederhana itu, tetapi para ahli sepakat bahwa memiliki lebih sedikit stres baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk jantung.

4 of 4

3. Bertukar Hadiah dapat Menurunkan Stres

cokelat valentine
cokelat valentine (foto: shutterstock)

Memberikan cokelat, bunga, dan perasaan cinta pada Hari Valentine dapat menyumbang kontribusi terhadap kesehatan jantung. Asalkan hadiah yang diberikan merupakan 'hadiah sehat' untuk pasangan.

Pemberian hadiah yang romantis dan sehat tidak harus membosankan. Berikut adalah beberapa ide dari para pakar kesehatan untuk membantu memompa jantung:

Sekeranjang Buah

Anda dapat memberikan hadiah Valentine berupa sekeranjang buah. Buah merah seperti stroberi, ceri, dan apel kaya akan antioksidan. Keromantisan akan didapat dari cara Anda menerapkan hidup sehat padanya

Olahraga bersama

Bagaimanapun juga, olahraga sangatlah baik untuk jantung. Anda bisa merencanakan berolahraga bersama saat Hari Valentine.

Lakukan Sebuah Perjalanan

Daripada membeli barang-barang mewah. Melakukan sebuah perjalanan adalah kesempatan untuk menciptakan pengalaman baru dan menghidupkan momen kebersamaan.

Lanjutkan Membaca ↓