Keuntungan Anak Main Lego, Latih Anak Belajar Matematika

Oleh Liputan6.com pada 17 Jan 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 17 Jan 2019, 11:00 WIB
Bermain lego saat liburan

Liputan6.com, Jakarta Lego merupakan salah satu mainan yang tak hanya menghibur juga memberi keuntungan bagi perkembangan anak. Sehingga disebut-sebut permainan menyusun balok seperti ini termasuk mainan edukatif.

Banyak sekali efek positif saat anak memainkan Lego. Apa saja? Selengkapnya seperti dilansir NSW Edu.

- Melatih motorik halus

Motorik halus anak-anak perlu terus dilatih. Saat menyusun lego, jari-jarinya akan menumpuk, mengencangkan dan seluruh mata, tangan dan otaknya bakal berkoordinasi secara oprimal. Hal ini sangat baik untuk merangsang motorik halusnya yang sangat dibutuhkan saat ia belajar menulis nantinya.

- Memecahkan masalah dan matematika

Mengikuti instruksi untuk merakit Lego juga memiliki banyak manfaat untuk pemecahan masalah, melatih fokus, dan perhatian pada detail. Ide-ide simetri, keseimbangan, bentuk dan ukuran dieksplorasi selama bermain.

Anak-anak juga mulai konsep pecahan ketika mereka mengamati berapa banyak potongan kecil yang dapat ditampung menjadi potongan besar dan dapat mulai bereksperimen dengan pembagian.

 

2 dari 2 halaman

- Kemampuan komunikasi

Lego adalah cara yang bagus untuk menghilangkan stres dan terlibat dalam percakapan yang bermakna dan menyenangkan. Ketika anak-anak mengomentari kreasi Lego mereka, mereka mengembangkan keterampilan komunikasi yang penting termasuk kemampuan untuk menjelaskan ide-ide, menggambarkan pekerjaan yang dilakukan, berbicara tentang proses dan verbalisasi tantangan yang mereka miliki saat menyusunnya.

- Belajar kegigihan

Untuk membuat sebuah menara dari lego dibutuhkan fokus, usaha serta trik yang mumpuni. Sebelum tahu formulasi yang pas, biasanya bakal berkali-kali gagal, jatuh atau roboh. Dengan bermain lego, anak belajar bagaimana konsisten dan gigih hingga bangunan yang diinginkannya terwujud.

Penulis: Mutia Nugraheni/ Dream.co.id

Lanjutkan Membaca ↓