Mandi Air Dingin atau Air Panas yang Lebih Menyehatkan?

Oleh Dyah Puspita Wisnuwardani pada 17 Des 2018, 08:00 WIB
Diperbarui 17 Des 2018, 08:00 WIB
Intip 11 Rahasia Keramas yang Dapat Merusak Rambut Anda
Perbesar
Studi menunjukkan, mandi air panas bisa meningkatkan kadar oksitosin dan meredakan kecemasan.(Foto: iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Mandi merupakan salah satu bagian penting dari rutinitas sehari-hari. Tak hanya menyegarkan, mandi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Bicara soal mandi, masing-masing orang punya cara berbeda-beda. Ada yang suka mandi dengan air panas, ada pula yang lebih memilih air dingin. Keduanya memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan, simak penjelasannya berikut ini, melansir laman Popsugar, Senin (18/12/2018).

Manfaat mandi air panas

1. Mandi air panas bisa meredakan ketegangan dan melemaskan otot-otot yang kaku. Anda bisa mendapatkan manfaat serupa pijat menggunakan air hangat dengan tekanan tertentu di pundak, leher, serta punggung.

2. Studi menunjukkan, mandi air panas bisa meningkatkan kadar oksitosin dan meredakan kecemasan.

3. Mandi air panas juga bisa meredakan gejala flu karena melembapkan saluran pernapasan.

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Manfaat mandi air dingin

Spon Mandi
Perbesar
Mandi airn dingin sangat baik bagi kesehatan rambut dan kulit. (iStockphoto)

1. Mandi air dingin pun punya manfaat menyehatkan bagi tubuh. Menyiram tubuh dengan air dingin segera setelah mandi air hangat bisa membantu membangunkan tubuh. Perubahan suhu air yang mendadak itu meredakan kelelahan serta meningkatkan keterjagaan tubuh.

2. Peneliti merekomendasikan mandi air dingin selama dua hingga tiga menit sekali atau dua kali sehari untuk mengatasi depresi. Pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya.

3. Mandi airn dingin sangat baik bagi kesehatan rambut dan kulit. Ini karena mandi air panas cenderung membuat kulit dan rambut lebih kering. Sementara mandi air dingin bisa menghidrasi.

Lanjutkan Membaca ↓