Wagub Jatim Gus Ipul Usul Standardisasi untuk Lulusan SMK

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 12 Nov 2018, 09:00 WIB
SMK Jawab Kebutuhan Negara Membangun Ketenagalistrikan

Liputan6.com, Malang, Jawa Timur Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf berharap, standardisasi untuk lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat ditingkatkan setara lulusan internasional. Cara tersebut untuk menekan atau mengurangi pengangguran.

Ketika ditemui usai konferensi pers "South-East Asia Biennial Conference Population and Health", Gus Ipul, sapaan akrabnya, melihat tingkat pengangguran terus meningkat terutama dari lulusan SMK.

"Permasalahan pendidikan, salah satunya di bidang keterampilan sekolah seperti SMK. Data menunjukkan, pengangguran lulusan SMK banyak. Ini sangat serius," ungkap Gus Ipul di The Singhasari Resort, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, ditulis Senin (12/11/2018).

Adanya pengangguran dari lulusan SMK dikarenakan tenaga terampil dengan bidang tertentu tidak bisa diserap secara langsung untuk diterima kerja. Di sisi lain, tingkat pengangguran kecil dari lulusan sekolah dasar (SD).

"Ya, karena lulusan SD, mereka tidak pilih-pilih pekerjaan," ujar Gus Ipul.

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Sumatera, 5 Tewas
2 of 2

Berstandar internasional

SMK Jawab Kebutuhan Negara Membangun Ketenagalistrikan
Siswa mengecek sistem kerja pressure level flow di SMK Ora et Labora, BSD Tangerang Selatan, Kamis (18/9). SMK yang baru diresmikan ini membantu program pemerintah mewujudkan pembangunan ketenagalistrikan. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Demi mengurangi pengangguran dari lulusan SMK, Gus Ipul berharap, standardisasi kompetensi untuk lulusan SMK dapat ditingkatkan. Bahkan ditingkatkan setara lulusan internasional.

"Saya ingin ke depan, usul titip ada standardisasi (kompetensi) untuk lulusan SMK ditingkatkan setara internasional," Gus Ipul menambahkan.

Berbagai macam keahlian dan keterampilan dibutuhkan. Keterampilan yang ditingkatkan juga tidak hanya untuk SMK saja, melainkan untuk lulusan pesantren.

"Keterampilan jadi salah satu yang penting (untuk memasuki dunia kerja)," ujar Gus Ipul.

Lanjutkan Membaca ↓