Terasa Menyakitkan, Ini 3 Tahap Sembuhkan Diri dari Patah Hati

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 23 Okt 2018, 10:00 WIB
Diperbarui 24 Okt 2018, 07:14 WIB
Jangan Harapkan 5 Hal Ini dari Pria Jika Tidak Ingin Patah Hati

Liputan6.com, Jakarta Patah hati merupakan momen sulit yang banyak dialami orang. Terasa menyakitkan, tapi hal itu tidak mungkin lepas dari kehidupan.

Tentu saja, momen ini bukanlah akhir dari kehidupan Anda. Patah hati harus dihadapi dengan bijaksana sekalipun menyakitkan. Mengutip Times of India, Senin (22/10/2018), berikut ini tiga tahap yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit karena patah hati.

1. Menerima kenyataan

Tarik napas dalam-dalam dan sadarilah bahwa itu adalah sebuah kenyataan yang tidak bisa diputar ulang. Menerima itu berarti Anda mengakui emosi Anda.

Tidak ada perasaan yang berubah dengan cepat. Karena itu, berilah diri Anda waktu untuk menghadapi hari-hari baik yang menyenangkan ataupun tidak di masa depan.

Selain itu, janganlah berpikir terlalu berlebihan mengenai patah hati yang dialami. Tetaplah positif dan nantikan apa yang akan datang dalam hidup. 

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

 

2 dari 3 halaman

2. Menulis catatan

Cinta
Penasaran apa obat patah hati dan putus cinta yang paling ampuh? (iStockphoto)

Menulis jurnal atau catatan bisa menjadi terapi sederhana bagi Anda. Alihkan perhatian dari rasa sakit ke sebuah tulisan. Ungkapkan apa pun yang ada dalam pikiran untuk mengalihkan pikiran.

Anda bisa menulis catatan perjalanan ke gunung, atau sekadar pengalaman mengikuti sebuah kursus tertentu. Jangan hanya menulis, tapi lakukan juga pengalaman-pengalaman yang menyenangkan tersebut.

 

3 dari 3 halaman

3. Bicara dengan orang yang tepat

Sedang Ingin Move On? Ketahui 5 Fase Patah Hati Ini
Move on dari sebuah hubungan yang telah terjalin sekian lama dapat menjadi sebuah proses yang rumit. (iStockphoto)

Berpikirlah dua kali sebelum Anda meminta dukungan dari teman atau anggota keluarga. Habiskanlah waktu dengan orang yang paling Anda sayangi.

Namun, janganlah mencoba menghubungi mantan setelah patah hati. Itu jelas bukan ide yang baik. Terutama karena dialah penyebab stres dan kesedihan Anda. Bertemanlah dengan mantan kekasih hanya ketika Anda berdua telah benar-benar sembuh dan move on dari masa lalu.

Lanjutkan Membaca ↓