Jangan Takut Konsumsi Makanan Tinggi Kolesterol, Asal...

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 20 Okt 2018, 09:00 WIB
Diperbarui 20 Okt 2018, 09:00 WIB
Udang (iStockphoto)
Perbesar
Dianggap sebagai penyebab kolesterol tinggi, udang sebenarnya punya banyak manfaat yang lebih besar. (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Sekalipun sering dianggap buruk, kolesterol sesungguhnya dibutuhkan bagi tubuh. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung kolesterol.

"Jangan takut makan kolesterol," kata motivator kesehatan, dokter Handrawan Nadesul dalam Health Talkshow di Jakarta Convention Center. Ditulis Sabtu (20/10/2018).

Handrawan mengungkapkan, pada 2016, WHO telah menyatakan bahwa masyarakat dunia boleh  mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol. Selain itu, USDA Dietary Guidelines di tahun yang sama juga mengatakan bahwa makanan-makanan tersebut tidaklah berbahaya.

"Silahkan bebas makan. Karena kolesterol yang kita makan tidak ada korelasinya dengan meningginya kolesterol dalam darah," tambah Handrawan yang juga seorang penulis buku ini.

Selama ini, kata Hendrawan, anggapan dokter yang meminta masyarakat untuk menghindari berbagai bahan makanan seperti udang, kepiting, dan jeroan tidaklah tepat. Yang perlu diperhatikan, tentu saja porsi mengonsumsinya tidak berlebihan.

 

Simak juga video menarik berikut ini:

 

2 dari 3 halaman

Manfaat Kolesterol Bagi Tubuh

Wisata Kuliner Solo
Perbesar
Sate kambing yang nikmat (sumber: wikipedia)

Ketika berbincang dengan Health Liputan6.com, Handrawan mengungkapkan beberapa manfaat kolesterol dalam tubuh. Beberapa di antaranya adalah untuk membran sel dan pembentukan hormon.

"Untuk antioksidan juga perlu kolesterol. Jadi memang kolesterol itu dibutuhkan untuk sebagian dari fungsi tubuh," ujar dokter yang menulis buku Sehat itu Murah tersebut.

Apabila terlalu kolesterol terlalu rendah, hormon menjadi kurang dan sel-sel tubuh tidak sehat. Hal ini karena pembentukan membrannya tidak sempurna.

Menurut Handrawan, kolesterol yang berbahaya adalah yang ada di dalam darah dan membentuk plak. Namun, kolesterol yang terkandung dalam makanan tidak memiliki korelasi dengan hal tersebut.

"Yang harus kita jaga adalah kolesterol dalam darah senantiasa normal. HDL-nya tinggi, LDL-nya rendah. Selama ini terkontrol sumbatan tidak akan terjadi," ujarnya.

 

 

3 dari 3 halaman

Menjaga Kolesterol dalam Darah tetap Terkontrol

Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah sendiri ada beberapa cara. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan dengan porsi seimbang.

Selain itu, makanan berlemak dan mengandung karbohidrat juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

"Pola makan, kita tahu kalau kolesterol itu banyak dari makanan yang berlemak. Jadi, kurangi itu. Namun, tak hanya itu, kita juga tahu bahwa makanan karbohidrat juga tidak baik kalau terlalu tinggi," kata peneliti Clinical Research Support Unit (CSRU) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Nafrialdi beberapa waktu lalu di kesempatan yang berbeda.

Selain itu, olahraga juga harus dilakukan untuk mencegah kolesterol dalam darah terlalu tinggi. Namun, apabila dua hal tersebut belum berhasil menekan kolesterol, Anda boleh mengonsumsi suplemen yang mampu menurunkan kolesterol.

Lanjutkan Membaca ↓