Jangan Malas Ganti Posisi Seks 3 Bulan Sekali

Oleh Liputan6.com pada 20 Sep 2018, 22:00 WIB
Ilustrasi posisi seks (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Bagi pasangan baru menikah, setiap sesi berhubungan seks biasanya penuh antusias. Namun, bagi pasangan yang sudah menikah lebih dari lima, belasan, dan puluhan tahun butuh variasi posisi seks

Psikolog Jovita Ferliana menyarankan untuk mengganti posisi seks tiga bulan sekali agar tidak terasa monoton atau membosankan.

"Sifat manusia yang mudah bosan. Karena berdasarkan penelitian waktu tiga bulan itu merupakan ambang batas kejenuhan seseorang. Jadi harus memperbarui gaya bercinta," ujar Jovita beberapa saat lalu.

Lebih lanjut, Jovita menuturkan gaya baru tersebut membuat pasangan lebih intim lagi. "Dengan mempelajari atau mempraktekkan gaya baru akan meningkatkan gairah seksual. Jika mengubah gaya bercinta, kamu dan pasangan akan mengerti mana yang paling pas atau paling digemari bagi kedua belah pihak," katanya.

 

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

 

2 of 2

Syarat hubungan bercinta berkualitas

Ilustrasi seks - orgasme (iStockphoto)
Ilustrasi seks - orgasme (iStockphoto)

Namun, aktivitas bercinta bukan melulu seks. Suatu hubungan bercinta berkualitas ialah adanya keintiman, hasrat, serta komitmen.

"Jika hanya ada perasaan keintiman saja berarti kamu masih menjadi tahap sahabat karena tidak ada hasrat dan komitmen. Ketika cinta pandangan pertama hanya ada hasrat aja. Lain halnya dengan memiliki ketiga unsur tersebut, biasanya bila tiga rasa tersebut telah bergabung akan menjadikan pernikahan yang bahagia," katanya. 

Harus paham apakah aktivitas intim itu terkait having sex yang hanya tertarik secara fisik, atau making love yang dimulai dengan perasaan, lalu keintiman serta rasa nyaman.

"Bukan hanya secara fisik tapi secara emosi juga dalam berhubungan. Jadi dua-duanya menginginkan hal tersebut," tambahnya.

 

 

Penulis: Anisha Saktian Putri

Sumber: Vemale.com

Lanjutkan Membaca ↓