Pilot Tidur dalam Penerbangan, Langgar Aturan?

Oleh Dyah Puspita Wisnuwardani pada 15 Sep 2018, 14:00 WIB
Diperbarui 17 Sep 2018, 13:13 WIB
Kursi pesawat (iStock)

Liputan6.com, Jakarta Ketika bepergian dengan pesawat, penumpang seolah "memasrahkan" hidup mereka pada pilot. Namun, bagaimana bila pilot yang dipercaya akan mengantarkan para penumpang ke tujuan dengan selamat justru malah meninggalkan ruang kokpit untuk tidur selama beberapa saat?

Hal itulah yang dialami oleh para penumpang sebuah penerbangan dari Newark ke Glasgow pada 22 Agustus lalu. Seorang penumpang mengunggah foto pilot maskapai United tengah tertidur di salah satu kursi penumpang dengan baju yang telah diganti.

"Dia tertidur selama satu setengah jam, lalu bergantian dengan petugas utama. Penerbangan itu selama kurang lebih tujuh jam," curhat sang penumpang pada laman Daily Record.

"Kupikir tak selayaknya kapten dari penerbangan yang membawa ratusan orang itu menempatkan penumpang pada posisi yang berisiko. Tentu saja, bila para pilot perlu beristirahat di tengah penerbangan, mereka seharusnya melakukan itu tanpa terlihat penumpang. Saya sudah sering bepergian ke AS dan belum pernah menyaksikan hal seperti ini," jelas sang penumpang yang merasa tak habis pikir itu.

 

2 of 2

Tak Melanggar Aturan

Lantas, apakah sang pilot melanggar aturan? Meski mungkin telah membuat para penumpang syok, situasi tersebut bukanlah hal aneh atau pun jarang terjadi. Malah apa yang dilakukan oleh pilot tersebut sudah sesuai peraturan yang berlaku dan semata-mata tindakan aman mencegah para kru pesawat dari kelelahan.

Badan administrasi penerbangan AS, The Federal Aviation Administration meminta para pilot untuk beristirahat selama beberapa jam dalam penerbangan 24 jam.

"Karena banyak maskapai yang menyediakan penerbang non-setop dengan jarak yang sangat panjang, FAA terus mengevaluasi riset terbaru terhadap dampak perubahan zona waktu pada ritem sirkadian tubuh dan perubahan zona waktu terhadap tindakan mengurangi dampak buruk kelelahan pilot. Untuk penerbangan internasional yang memerlukan lebih dari 12 jam, maskapai harus memastikan jadwal istirahat dan menyediakan fasilitas tidur yang layak di luar kokpit bagi para kru," demikian penjelasan dalam FAA Fact Sheet yang dimuat dalam Pilot, Rest, and Fatigue.

Banyak pesawat yang memiliki area privat yang didesain khusus untuk kru pesawat beristirahat. Tapi pada pesawat ukuran kecil, area tersebut tidak ada sehingga kebijakannya adalah mengambil satu kursi penumpang untuk kru pesawat beristirahat. Itulah yang terjadi pada penerbangan dari Newark ke Glasgow yang menggunakan Boeing 757-200, melansir laman New York Post, Sabtu (15/9/2018).

Maskapai United melalui juru bicaranya telah mengonfirmasi bahwa pilot mereka sudah memenuhi aturan keselamatan yang ada.

"Keselamatan pelanggan serta pegawai kami adalah prioritas utama. Dalam penerbangan trans-Atlantik, pilot-pilot kami diminta oleh FAA untuk beristirahat. Pesawat untuk rute tersebut dioperasikan oleh tiga awak kokpit dan pilot tersebut telah mengikuti peraturan dari FAA," jelas sang juru bicara.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait