5 Tips Sederhana Latih Anak Bicara

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 15 Sep 2018, 09:00 WIB
Ilustrasi Bayi, Pakaian Bayi, Baju Bayi (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Balita mungkin belum tahu tentang penggunaan bahasa dalam pembicaraan. Namun, bahasa lisan perlu bagi anak agar, terutama di kehidupan masa depan mereka.

Kemampuan bicara memungkinkan anak-anak untuk mengungkapkan apa yang mereka pikirkan dan inginkan. Bahasa lisan sangat penting dan dianggap sebagai sarana komunikasi yang utama.

Bahasa juga merupakan sarana dasar untuk sosialisasi. Melansir Step to Health pada Sabtu (14/9/2018), ada beberapa latihan bahasa sederhana yang bisa diajarkan orangtua untuk anaknya.

1. Jalan-jalan

Jalan-jalan dan berwisata merupakan pengalaman yang memungkinkan anak untuk mendapatkan sensasi baru dan juga kosakata. Emosi yang mereka rasakan juga akan memotivasinya untuk mengekspresikan diri dan berbagi perasaan dengan lebih bebas.

Diskusikan apa yang mereka lihat termasuk warna, suara, bau, dan bentuk. Manfaatkan segala sesuatu di sekitar mereka untuk membuat percakapan dengan alur logis dan menarik.

 

Saksikan juga video menarik berikut ini: 

2 of 3

Menggunakan Visual

20160311-Ilustrasi Bayi-istock
Balita belajar bahasa lewat visual (iStockphoto)

2. Membaca cerita

Latihan ini akan membantu mereka mengembangkan kemampuan untuk memahami hal-hal dan orang. Anda bisa memulai dengan pertanyaan "di mana" dan biarkan anak menunjuk atau menyentuh objek yang ditanyakan.

3. Bermain dengan foto dan potongan

Mirip dengan aktivitas sebelumnya, namun menggunakan gambar, foto, maupun potongan. Anda bisa memulai dengan mendeskripsikan setiap gambar atau foto menggunakan kata dan tanda tertentu.

Kemudian, minta dia untuk mengidentifikasi apa yang dilakukan orang di dalamnya. Ingatlah bahwa gambar tersebut harus mewakili aktivitas yang mudah dicerna oleh mereka seperti makan, tidur, atau berlari.

 

3 of 3

Menggunakan Nama dan Suara

Bayi belajar berjalan. (iStockphoto)
Balita bisa diajarkan bahasa lewat nama dan suara. (iStockphoto)

4. Ajarkan mereka menyebut namanya

Selain untuk mengetahui namanya sendiri, hal ini juga membantu anak mengembangkan kemampuan untuk memberi nama orang lain, objek, maupun kegiatan. Tanyakan kepadanya berulang kali hingga dia merespon.

Pastikan juga memberi selamat kepadanya jika mereka berhasil menjawab dengan benar. Setelah itu, tanyakan juga nama tengah atau belakang sehingga mereka belajar dengan bertahap.

5. Suara binatang

Anda juga bisa menghubungkan nama-nama hewan dengan suara yang mereka buat. Gunakan aplikasi, gim, atau lakukan sendiri untuk meniru suara kucing atau sapi.

Setelah itu, tanyakan pada mereka nama hewan tersebut. Anda juga bisa bertanya pada anak apakah suara itu mirip dengan hewan yang dimaksud dan melihat responnya.

Lanjutkan Membaca ↓