Pakar Gizi: Masyarakat Semakin Paham Pentingnya Sarapan

Oleh Liputan6.com pada 06 Sep 2018, 07:00 WIB
Diperbarui 08 Sep 2018, 06:13 WIB
Sarapan Pagi Breakfast

Liputan6.com, Jakarta Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor, Hardinsyah, mengatakan masyarakat kini semakin pintar serta menyadari bahwa sarapan itu penting. Jika dulu sarapan hanya dianggap penting bagi anak-anak, kini tidak lagi seperti itu. Sarapan itu penting bagi semua orang.

"Dibandingkan lima tahun tahun yang lalu, masyarakat terutama siswa sekolah, remaja dan wanita dewasa sudah semakin paham pentingnya sarapan. Semakin banyak yang menjadikan sarapan sebagai bagian kegiatan di pagi hari," kata Hardinsyah dalam peluncuran Nestum di Jakarta ditulis Kamis (6/9/2018).

Sarapan merupakan salah satu sesi makan penting untuk pemenuhan zat gizi harian. Bukan hanya untuk mendukung aktivitas fisik, juga mental.

"Sarapan memenuhi sekitar 15-30 persen kebutuhan gizi harian. Kedua, kebiasaan sarapan yang cerdas juga turut membantu memupuk kebiasaan pola makan yang cerdas di saat makan siang, ketika jajan, dan makan malam," kata praktisi gizi kebugaran Jansen Ongko yang hadir di kesempatan yang sama. 

 

Penulis: Rahma Yultus

Sumber: Dream.co.id

2 of 2

Manfaat sarapan

Sarapan di tempat tidur (iStock)
Ilustrasi sarapan di tempat tidur. (iStockphoto)

Selain menjadi sumber energi melakukan aktivitas, sarapan juga memiliki manfaat luar biasa. Seperti dilansir Huffington Post, berikut manfaat sarapan:

1. Badan lebih ramping

Penelitian yang diterbitkan American Journal of Epidemiology 2003 menunjukkan orang yang melewatkan sarapan 4,5 kali cenderung menjadi gemuk ketimbang mereka yang sarapan. Artinya, sarapan membuat berat badan tak naik.

2. Kadar gula darah stabil

Seseorang yang sarapan cenderung memiliki kadar gula darah stabil dan tidak mudah lapar seperti yang diungkapkan pada konferensi American Heart Association 2003.

3. Daya ingat cemerlang

Sebuah studi yang meneliti 319 remaja menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan berenergi saat sarapan membantu meningkatkan memori jangka pendek. Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Adolescent Health ini sarapan tinggi kalori menambah konsentrasi seseorang.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓