Ketahui 5 Penyebab Telinga Terasa Gatal

Oleh Liputan6.com pada 03 Sep 2018, 08:00 WIB
Diperbarui 03 Sep 2018, 08:00 WIB
Telinga (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Rasa gatal pada telinga yang terjadi untuk sesekali itu wajar. Ini karena telinga manusia di penuhi dengan saraf yang sensitif. Namun, pada beberapa orang, rasa gatal pada telinga dapat terasa berlebihan. Kemungkinan hal ini terjadi terkait dengan masalah kesehatan tubuh Anda.

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan telinga terasa gatal berlebihan seperti melansir dari laman Boldsky, Senin (3/8/2018).

1. Berenang

Saat berenang secara tidak sengaja [telinga ](https://www.liputan6.com/tag/telinga "")sering kali kemasukan air. Air yang masuk dalam saluran telinga dapat menyebabkan infeksi. Ini karena kondisi telinga akan lembab yang bisa menyebabkan tumbuhnya bakteri. Jangan lupa keringkan telinga setelah berenang agar kondisinya tetap kering.

2. Kotoran telinga

Kotoran telinga tidak perlu terlalu sering dibersihkan. Sering membersihkan telinga dapat menyebabkan infeksi, gatal, sakit telinga, bahkan menurunkan sistem imun tubuh. Jadi jangan terlalu sering membersihkan telinga, karena sebenarnya kotoran telinga berfungsi melindungi tubuh dari kuman yang masuk.

 

2 dari 2 halaman

Penggunaan headset

Musik dan hipertensi (iStock)
Ilustrasi musik dan hipertensi (iStockphoto)

3. Penggunaan headset dan alat lainnya

Penggunaan alat bantu dengar seperti headset dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan rasa gatal. Ini terjadi kemungkinan karena adanya alergi terhadap plastik. Selain itu, tekanan yang diberikan oleh bentuk headset tertentu yang tidak pas juga bisa menimbulkan rasa sakit pada telinga.

4. Masalah kulit

Masalah kulit seperti eksema, psoriasis, atau deramtitis seboroik dan kekeringan dapat menyebabkan telinga gatal. Kekeringan telinga dapat diobati dengan minyak zaitun. Sedangkan eksim dan psoriasis biasanya diobati dengan steroid.

5. Alergi debu

Beberapa hal seperti debu dan serbuk sari tumbuhan dapat menyebabkan telinga gatal. Ini karena masuknya partikel-partikel tersebut ke telinga melalui udara. Ini juga dikenal dengan sindrom alergi oral.

Penulis : Nita Utami

Lanjutkan Membaca ↓