Hari Pertama Sekolah, Hal Ini Paling Bikin Stres Orangtua Sebelum Antar Anak

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 16 Jul 2018, 13:30 WIB
Diperbarui 18 Jul 2018, 13:13 WIB
Ilustrasi Sahur, Bangun Sahur, Tidur, Anak (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Momen hari pertama sekolah amat terasa mendebarkan bagi orangtua dan anak. Apalagi untuk anak yang baru pertama kali masuk sekolah, misal TK dan SD.

Orangtua mungkin cemas, anaknya akan rewel dan menangis. Si anak juga mungkin masih malu-malu untuk berkenalan dengan teman-temannya.

Selain kecemasan yang dirasakan, ada juga hal lain yang membuat stres orangtua sebelum mengantar anak di hari pertama sekolah. Hal itu disampaikan Nia (32), ibu dari dua anak, yang tinggal di daerah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

"Yang pasti ngebangunin anak. Susahnya minta ampun. Jadi, dia (anak) juga harus membiasakan diri buat bangun pagi," ujar Nia sambil alisnya berkerut tatkala berbincang dengan Health Liputan6.com, ditulis Senin (16/7/2018).

Ia juga mengaku kepalanya semakin pusing bila anaknya rewel dan mulai menangis. Nia mengambil cuti dua hari untuk mengantar dua anaknya di hari pertama sekolah hari ini, Senin, 16 Juli 2018.

Kedua anak Nia duduk di bangku TK. Anak pertama (5) masuk TK B atau TK Besar dan anak kedua (3,5) baru masuk TK A atau TK Kecil.

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Bekali Anak Sebelum Masuk Sekolah

Hari Pertama Masuk Sekolah
Seorang guru menyapa murid baru di hari pertama masuk sekolah di sekolah SDN 03, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (16/7). Hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran 2018-2019. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Tak hanya sibuk membangunkan anak, Nia juga harus menyiapkan sarapan.

Menghadapi Tahun Ajaran Baru 2018/2019, Nia sutak lupa mempersiapkan dua anaknya sebelum masuk hari pertama sekolah.

Ada bekal yang diajarkan Nia kepada anak-anaknya, khususnya kepada anak kedua yang baru masuk TK.

"Persiapannya kasih tahu ke anak, manfaat ke sekolah apa saja, berlatih mengenal huruf, dan coba menulis. Supaya meraka tune in (hidup, fokus belajar) pas di kelas nanti," tambah Nia, yang bekerja sebagai karyawan swasta di Jakarta.

Lanjutkan Membaca ↓