Semua Kru Film Kulari ke Pantai Dilarang Merokok Selama Syuting

Oleh Aditya Eka Prawira pada 04 Jun 2018, 17:30 WIB
Diperbarui 06 Jun 2018, 17:13 WIB
Mira Lesmana, Film Kulari ke Pantai

Liputan6.com, Jakarta Ada peraturan khusus yang harus dijalankan semua kru film Kulari ke Pantai saat proses syuting selama 40 hari.

"Kru sendiri kita jaga (supaya) tidak merokok di sekitar lokasi," kata sutradara Kulari ke Pantai, Mira Lesmana di Redaksi Liputan6.com, Gedung KMK ONLINE, Jalan RP Soeroso, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Juni 2018.

Maklum saja, film yang rencananya tayang pada 28 Juni 2018 ini dipenuhi banyak pemain anak, seperti Maisha Kanna, Lil'li Latisha, dan Adhiyat.

Maisha dan Lil'li merupakan pemain Drama Musikal Petualangan Sherina, sementara itu Adhiyat adalah peraih Piala Citra kategori pemain cilik berkat perannya di film Pengabdi Setan.

 

2 of 2

Jam Kerja Pemain Anak Kulari ke Pantai

Mira Lesmana, Film Kulari ke Pantai
Serunya Mira Lesmana dan Tiga Orang Pemain Anak dari Film Anak Kulari ke Pantai Berkunjung ke Redaksi Liputan6.com, Gedung KMK ONLINE, Jalan RP Soeroso, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 4 Juni 2018 (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Selain tidak memperbolehkan semua kru merokok, 'jam kerja' untuk seluruh pemain anak di film Kulari ke Pantai pun diperhatikan betul.

"Kami memang sudah biasa bekerja dengan anak-anak. Kuncinya sebenarnya satu, kita tidak meng-treat jam kerja mereka sama dengan orang dewasa," kata Mira Lesmana.

Mira, mengatakan, rata-rata proses syuting selesai begitu matahari terbenam. Meski terkadang, tetap harus syuting sampai tengah malam karena kebetulan adegan di cerita terjadi di malam hari.

"Akan tetapi keesokan harinya mereka istirahat," ujar Mira.

Lanjutkan Membaca ↓