Cara Tepat Atasi Lemas Saat Puasa

Oleh Liputan6.com pada 20 Mei 2018, 12:00 WIB
Diperbarui 22 Mei 2018, 11:13 WIB
Stres - sakit kepala - lelah (iStock)

Liputan6.com, Jakarta Saat puasa, beberapa orang terkadang merasa tubuhnya lemah dan lemas. Beberapa penyebab dari kelelahan saat berpuasa adalah kurangnya asupan makanan selama puasa, kurangnya cairan, hingga kurang tidur. 

Agar tak lemas saat puasa, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

- Tidur cukup

Terlalu banyak tidur dan terlalu sedikit tidur dapat menimbulkan rasa lelah. Tidurlah selama 7-8 jam dalam sehari. Disarankan agar Anda dapat langsung tidur setelah tarawih agar dapat segar bangun saat sahur.

Akan lebih baik lagi apabila Anda bisa tidur sebentar di siang hari.

- Pilhlah air putih dibandingkan kafein

Kafein berperan sebagai diuretik dimana saat mengkonsumsi kopi dapat menyebabkan Anda kekurangan cairan dan bisa menimbulkan dehidrasi. Jadi selama puasa hindari konsumsi kopi atau minuman bersoda dan perbanyak konsumsi air putih saat berbuka puasa hingga sahur.

 

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

2 of 2

- Atur Makanan Anda

Kulit sehat
Ilustrasi makan sehat (iStockphoto)

 Makanan yang Anda konsumsi selama puasa harus terdapat: sayuran dan buah, produk makanan mengandung protein, lemak dan karbohidrat.

Pastkan sumber karbohidrat yang Anda pilih adalah jenis karbohidrat kompleks, bukan karbohidrat sederhana. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti jelai (barley, sejenis sereal), gandum, nasi basmati. Ketiga menu itu merupakan jenis makanan yang dapat mengeluarkan energi secara perlahan sehingga dapat mencegah rasa lemas ketika puasa.

Makanan berserat seperti sayuran hijau dan hampir seluruh jenis buah lama untuk dicerna. Sehingga dapat menahan rasa lemas  selama Anda berpuasa.

Hindari makanan yang diproses seperti kue, biskuit, dan coklat. Batasi konsumsi minuman seperti kopi dan minuman bersoda saat buka dan sahur. 

 

- Tetaplah Beraktivitas

Selama Anda berpuasa tetap lakukan kesibukan. Lakukan kesibukan seperti bekerja atau menghabiskan waktu bersama keluarga untuk melupakan kelaparan dan lelah. 

 

Penulis: dr. Dewi Ema Anindia

Sumber: Klikdokter.com

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by