Dokter Sebut Hanya Makan 1 Sayuran Ajaib Ini Sudah Cukup Sehatkan Tubuh

Oleh Dyah Puspita Wisnuwardani pada 17 Mei 2018, 16:30 WIB
Olahraga Teratur

Liputan6.com, Jakarta Kamu merasa belum mendapat cukup asupan sayur untuk menjaga pola makan seimbang? Jika ya, ada kabar baik untukmu.

Seorang dokter di Inggris mengatakan, hanya mengonsumsi satu sayuran ini sudah cukup untuk meningkatkan kesehatan. Penasaran?

"Brokoli adalah penyelamat hidup," ucap Dr Rangan Chatterjee, penulis buku The Four Pillar Plan serta koresponden program BBC "Doctor in the House".

Ya, Dr Chatterjee meyakini kita hanya perlu makan brokoli untuk hidup sehat. Menurutnya, sayuran hijau pada umumnya bisa meningkatkan bakteri baik dalam perut yang membantu kesehatan saluran pencernaan dan meningkatkan sistem imun.

"Brokoli punya banyak manfaat. Ketika masuk ke usus halus, brokoli membantu menyeimbangkan sistem imun tubuh. Kemudian serat dari brokoli yang belum bisa dicerna usus halus akan masuk ke usus besar, bagian akhir dari sistem pencernaan, tempat di mana sebagian besar bakteri perut berada dan mereka mulai menyerap serat serta membuat jaringan pendek asam lemak," jelas Dr Chatterjee. 

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

1 of 2

Brokoli Juga Baik untuk Tulang

Ajak Si Kecil Makan Sayur Dengan Broccoli Cheese Crepes
Resep Broccoli Cheese Crepes berikut sangat membantu para ibu untuk menyajikan hidangan berbahan brokoli dengan praktis dan mudah. (Foto: iStockphoto)

Melansir laman New York Post, Kamis (17/5/2018), brokoli termasuk dalam daftar sayuran cruciferous atau sayuran berserat tinggi bersama kembang kol, bok choy, kol, turnip, dan lainnya. Sayuran cruciferous kaya kandungan nutrisi dan rendah kalori.

Telah lama brokoli disebut-sebut memiliki kemampuan mengalahkan kanker. Mengonsumsi banyak sayuran cruciferous dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker, terutama kanker paru dan usus besar.

Tak hanya anti-kanker, brokoli juga disebut-sebut bisa mencegah risiko patah tulang. Satu cangkir brokoli menyediakan 92 mikrogram vitamin K, melebihi 100 persen kebutuhan akan vitamin K harian.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Saksikan Live Streaming Upacara HUT RI ke-73

Tutup Video