Agar Hamil Lagi Setelah Keguguran, Dianjurkan Perbanyak Jalan Kaki

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 10 Mei 2018, 12:00 WIB
Diperbarui 10 Mei 2018, 12:00 WIB
Ilustrasi ibu hamil (iStock)
Perbesar
Wanita bisa hamil setelah keguguran dengan jalan kaki. (iStock)

Liputan6.com, Amerika Serikat Kesulitan hamil setelah keguguran menjadi pengalaman yang menyayat hati. Namun, wanita tak perlu cemas lagi sekarang. Ada trik cerdas agar Anda bisa hamil setelah keguguran. Kuncinya adalah jalan kaki.

Peneliti Brian Whitcomb dan Lindsey Russo dari Amherst School of Public Health and Health Sciences, Amerika Serikat meneliti studi tentang aspirin--obat yang umum digunakan untuk mengatasi rasa sakit, menurunkan demam, atau peradangan--selama kehamilan.

Mereka menemukan, olahraga dengan cara jalan kaki setidaknya 10 menit dapat meningkatan kemampuan wanita untuk hamil. Penelitian yang diterbitkan di Oxford University Journal of Human Reproduction berhasil melacak 1.214 wanita sehat berusia 18 hingga 40 tahun.

Sampel wanita punya riwayat satu atau dua kali keguguran. Wanita yang menghabiskan lebih dari empat jam seminggu berjalan kaki berpeluang hamil lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak berjalan kaki.

"Jalan kaki dapat memengaruhi kemampuan untuk hamil. Hal ini ditandai dengan perubahan sistem endokrin-- sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk memengaruhi organ-organ lain. Selain itu, endokrin juga mengurangi stres dan kecemasan," jelas Brian, dikutip dari Romper, Kamis (10/5/2018).

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Risiko berlebihan olahraga

Kehamilan - test pack (iStock)
Perbesar
Jangan berlebihan untuk olahraga bila ingin mencoba hamil. (iStockphoto)

Para peserta penelitian juga mengungkapkan, jalan kaki dapat membuat tubuh bernapas lebih kencang dari biasanya. Namun, yang perlu diingat, olahraga yang berlebihan punya efek buruk pada kesuburan. Ini meningkatkan risiko amenore (tidak terjadi menstruasi).

American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan, para wanita dengan kehamilan tanpa komplikasi perlu olahraga sebelum, selama, dan setelah kehamilan. Cara ini meningkatkan kebugaran dan mengurangi risiko diabetes.

Kekhawatiran olahraga dapat menyebabkan keguguran pada kehamilan tanpa komplikasi tidak dibuktikan kebenarannya, menurut ACOG.

Lanjutkan Membaca ↓