Makanan Pengganti Daging Buat Vegetarian Tidak Mengandung Cukup Zat Besi

Oleh Giovani Dio Prasasti pada 27 Apr 2018, 17:00 WIB
Diperbarui 27 Apr 2018, 17:00 WIB
Vegetarian
Perbesar
Makanan pengganti daging bagi vegetarian, tidak punya kandungan zat besi yang menggantikan daging itu sendiri. (Foto: Istockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Banyaknya makanan pengganti hewani saat ini, terutama bagi mereka yang memiliki gaya hidup vegetarian dianggap tidak bisa menggantikan asupan zat besi dari daging itu sendiri. Hal ini disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia Prof. Dr. Endang L. Achadi.

"Tidak sama. Karena kandungan besi di dalam itu tidak setinggi di daging dan kedua tidak diserap," kata Endang ketika ditemui Health Liputan6.com selepas konferensi pers kampanye "Generasi Produktif, Generasi Bebas Anemia" yang diadakan Merck di Jakarta. Ditulis Jumat (27/4/2018).

Apabila ingin benar-benar menggantikan daging, makanan nabati pengganti daging tersebut harus dikonsumsi dengan jumlah yang sangat banyak.

"Karena makanan nabati yang diserap hanya rendah sampai 1 persen. Sementara kalau yang dari hewani sampai 25 persen," ujar dokter yang juga dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia itu.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa perbandingan makanan vegetarian seperti tempe bila dibandingkan dengan daging adalah 1 banding 25.

Namun Endang menyarankan, untuk menambah zat besi dalam tubuh mereka, para vegetarian bisa mengonsumsi tablet penambah darah. 

Simak juga video menarik berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Diet Tidak Perlu Khawatir Karbohidrat

Menghilangkan bau badan dengan jus sayur dan buah
Perbesar
Makanan pengganti daging bagi vegetarian, tidak punya kandungan zat besi yang menggantikan daging itu sendiri. (Foto: iStockphoto)

Bagi mereka yang diet, terutama mengurangi karbohidrat dan lemak, Anda tidak usah khawatir terkena anemia, selama mengonsumsi zat besi yang cukup.

"Karbohidrat tidak mengandung zat besi. Walaupun ada sedikit tapi tergantung karbohidratnya apa. Jadi itu tidak ada hubungannya," tambah Endang.

Sementara, lemak memang tidak mengandung zat besi, namun hal itu ada dalam dagingnya.

"Kalau mau makan daging jangan ada lemaknya," kata Endang.

Untuk mencegah anemia, menurut Endang yang penting adalah memiliki asupan gizi yang seimbang.

"Kalau gizi seimbang, ada karbohidratnya, ada sumber proteinnya dari lauk pauk, tapi jangan cuma nabati tapi hewani, ada sayur, ada vitamin dan mineralnya, ada serat. Terus ada buahnya," jelas Endang.

"Tidak ada satu zat makanan pun yang komplit termasuk susu," tambahnya.

Lanjutkan Membaca ↓