Dokter Kecil Perlu Belajar Menulis untuk Memengaruhi Orang

Oleh Elizabeth Swanti pada 18 Apr 2018, 16:27 WIB
Diperbarui 18 Apr 2018, 16:27 WIB
dokter kecil award
Perbesar
Sekretaris Badan Data dan Informasi PB IDI, dr. Andi Khomeini Takdir Haruni SpPD saat memberi materi di hadapan para peserta reuni Dokter Kecil Award / (Liputan6.com/ Abdi Susanto)

 

Liputan6.com, Jakarta Penulisan dengan gaya feature dan menekankan konten yang bermuatan human interest mendominasi kanal health di Liputan6.com. Langkah ini diambil karena feature merupakan gaya penulisan kreatif yang memungkinkan penulis bisa bermain dengan kata-kata indah meski tidak lepas dari fakta yang ada.

"Berbeda dengan berita yang lugas atau langsung. Berita feature yang ditampilkan akan lebih lama dinikmati pembaca dan membuat mereka tidak bosan,"ujar Redaktur Pelaksana Kanal Health Liputan6.com, Abdi Susanto saat memberi materi bagi puluhan peserta reuni Dokter Kecil Award di Camp Hulu Cai, Ciawi, Bogor, Rabu (18/4/2018).

Penulisan feature menurut Abdi menjadi pilihan tepat karena tema-tema kesehatan akan membosankan bila ditampilkan secara datar-datar saja misalnya hanya info bahwa sakit tertentu menyebabkan kematian. Feature juga bisa membantu pembaca membangun empati karena ditulis menggunakan diksi atau pemilihan kata yang hidup, kreatif dan sifatnya menggambarkan suasana dengan urutan jelas tapi enak dibaca. Dengan suasana itu diharapkan hati pembaca tersentuh, tergerak.

Karena itu, para dokter kecil diharapkan juga mampu membuat cerita-cerita kecil yang sifatnya menyentuh perasaan, hati agar bisa memengaruhi masyarakat utamanya dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Sarananya bisa macam-macam. "Bisa Twitter, Instagram, Facebook, Blog, Line, BBM. Semua media sosial bisa dimanfaatkan untuk menceritakan berbagai pengalaman kecil tapi menyentuh dan disebar ke semua platform itu,"ujar Abdi.

Meme, merupakan pilihan sederhana dan mudah yang juga bisa diambil oleh para dokter kecil bila ingin menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada teman, saudara atau siapa saja. Meme merupakan satu bagian cerita kecil dalam bentuk gambar dengan pesan pendek, kata Abdi. Mudah, murah, cepat dan bisa langsung dibagikan ke siapa saja di platform media apa saja.

"Cukup menggunakan ponsel dan buatlah pesan-pesan yang jelas, to the point alias langsung ungkapkan pesan yang mau disampaikan, pendek, dan tidak banyak variasi gambar. Yang penting gambar masih terkait dengan pesan yang mau disampaikan,"ujar Abdi.