Minum Segelas Milkshake Tinggi Lemak Picu Penyakit Jantung

Oleh Aretyo Jevon Perdana pada 01 Apr 2018, 09:00 WIB
Diperbarui 01 Apr 2018, 09:00 WIB
20151013-Ilustrasi-Serangan-Jantung
Perbesar
Segelas milkshake tinggi lemak dapat memicu terjadinya penyakit jantung (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta Penyakit jantung rupanya dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Penelitian di luar negeri menunjukkan hanya dengan mengonsumsi segelas milkshake tinggi lemak, Anda pun berpotensi besar mengalami penyakit jantung.

Dilansir dari Tech Times, Sabtu (31/3/2018), Sekelompok peneliti dari Medical College of Georgia, memberi peringatan bagi para pecinta milkshake melalui penelitian yang dipublish dalam Laboratory Investigation Journal. Para peneliti menemukan, hanya dengan segelas milkshake, sel darah merah pun terbagi menjadi kepingan runcing yang sangat berbahaya bagi pembuluh darah.

Peneliti mengatakan hanya dalam waktu empat jam setelah meminum milkshake yang terbuat dari susu, es krim, dan krim kocok, pembuluh darah pun menjadi kaku dan sistem imun merespons seolah tubuh mengalami infeksi. Hal ini menjadi pemicu terjadinya penyakit jantung.

Ahli Jantung dan Direktur Asosiasi Medical College of Georgia's Vascular Biology Center, Dr. Neal Weintraub berharap semoga penelitian ini menjadi bentuk layanan publik, sehingga masyarakat dapat berpikir dua kali untuk mengonsumsi milkshake tinggi lemak.

Para peneliti juga mengakui mengonsumsi makanan dan minuman tinggi lemak dapat mengakumulasi yang dapat membuat seeseorang mengalami serangan jantung. Hal senada diungkapkan oleh Ahli Biologi Vaskular dari Medical College of Geeorgia, Dr. Julia Brittain.

"Pesannya yaitu tubuh tidak akan mengalaminya jika Anda tidak mengonsumsinya lagi, lagi, dan lagi," ujar Brittain, menegaskan soal bahaya milkshake yang dapat memicu penyakit jantung.

 

Saksikan juga video berikut ini :

Penyakit jantung bisa dihindari

Penyakit jantung menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling ditakuti. Hal ini karena penyakit tersebut kerap kali menjadi penyebab kematian. Menanggapi hal tersebut, American Heart Association menyarankan untuk mencegah penyakit jantung, orang dewasa harus membatasi konsumsi lemak antara 20 dan 35 persen dari kebutuhan kalori dalam sehari.

Tak hanya itu, guna mencegah terjadinya penyakit jantung, Anda dapat mengonsumsi kunyit, salah satu rempah-rempah yang banyak dijumpai pada masakan India. Selain itu, penghilang rasa sakit pun dapat memicu terjadinya kelainan jantung. Oleh sebab itu, hindari penggunaan obat tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓