6 Tanda Aneh Kemungkinan Anda Kena Penyakit Jantung

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 28 Mar 2018, 07:30 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 16:18 WIB
Ilustrasi jantung (iStock)

Liputan6.com, Jakarta Berdasarkan penelitian terbaru, satu dari empat orang meninggal dunia karena penyakit jantung. Gejala penyakit jantung terkadang sulit dideteksi sehingga kematian dapat terjadi mendadak.

 

Ada tanda-tanda yang tidak wajar, yang dapat dengan mudah Anda ketahui yang mungkin mengarah ke penyakit jantung, menurut Adam Taylor dari Clinical Anatomy Learning Centre.

Lipatan pada daun telinga

Lipatan berbentuk diagonal pada daun telinga, yang dikenal sebagai tanda Frank menunjukkan, ada keberkaitan dengan peningkatan risiko aterosklerosis. Aterosklerosis adalah penyakit plak yang menumpuk di dalam arteri, dilansir dari Deccan Chronicle, Selasa (27/3/2018).

Baru-baru ini, lipatan pada daun telinga juga terkait penyakit serebrovaskular--penyakit pembuluh darah di otak.

Endapan lemak

Endapan lemak, yang disebut 'xanthoma' dapat muncul di siku, lutut, bokong atau kelopak mata. Kondisi itu sendiri tidak berbahaya, tapi bisa menjadi pertanda masalah yang lebih besar.

Xanthoma paling sering terlihat pada orang yang mengidap penyakit genetik, yang disebut familial hypercholesterolemia.

Orang dengan kondisi ini punya kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah yang sangat tinggi (kolesterol jahat). Endapan lemak ini juga bisa muncul pada arteri yang memasok darah ke jantung. Anda bisa berisiko kena penyakit jantung.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 of 3

Kuku jari tangan

Jari Kuku
Kuku bisa berubah bentuk. (iStockphoto)

Clubbed fingernails jadi pertanda kalau kesehatan jantung Anda terganggu. Pada kondisi ini, kuku berubah bentuk menjadi lebih tebal. Ini karena lebih banyak jaringan yang diproduksi.

Perubahan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan terjadi pada kuku jari di kedua tangan. Keberkaitan dengan masalah jantung adalah darah yang mengandung oksigen tidak mencapai jari dengan baik.

Halo di sekitar iris

Penumpukan lemak juga dapat dilihat di mata, ditandai dengan adanya halo lemak berbentuk cincin kelabu di sekitar bagian luar iris (bagian mata yang berwarna). Istilah medis ini disebut arcus senilis.

Kondisi ini tidak mengganggu penglihatan. Sekitar 45 persen orang di atas usia 40 tahun punya halo lemak di sekitar iris. Halo makin meningkat dialami sekitar 70 persen orang di atas usia 60 tahun.

Munculnya halo lemak ini pertanda kemungkinan risiko penyakit jantung koroner.

3 of 3

Radang gusi

Ilustrasi dokter gigi (iStockphoto)
Radang gusi menunjukkan risiko penyakit jantung. (iStockphoto)

Kesehatan mulut menjadi indikator yang baik mengecek jantung Anda. Bakteri jahat pada mulut dapat memasuki aliran darah sehingga menyebabkan peradangan di pembuluh darah.

Kondisi ini dapat mengakibatkan penyakit kardiovaskular. Penelitian menunjukkan, gusi yang meradang (periodontitis) adalah penanda penyakit jantung.

Bibir berwarna biru

Tanda-tanda adanya risiko penyakit jantung terlihat dari warna bibir. Bibir biasanya berwarna merah, tapi bagi orang yang punya masalah jantung, bibi berwarna kebiruan (sianosis). Hal ini terjadi kegagalan sistem kardiovaskular mengedarkan darah oksigen ke jaringan bibir.

Bibir berwarna biru juga terlihat saat seseorang berada di lokasi yang sangat dingin atau berada di ketinggian. Dalam hal ini, bibir biru mungkin hanya karena kekurangan oksigen dan bisa kembali dalam kondisi semula bila berada di lokasi yang hangat.

Lanjutkan Membaca ↓