9 Fakta Menarik tentang Stephen Hawking

Oleh Doddy Irawan pada 14 Mar 2018, 12:54 WIB
[Bintang] Stephen Hawking Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Liputan6.com, Jakarta Stephen Hawking, Fisikawan kondang asal Inggris, meninggal dunia pada pada Rabu (14/3/2018) waktu setempat. Pakar Fisika Teoritis yang lahir pada 8 Januari 1942 di Oxford itu mengembuskan napas terakhir di rumahnya di daerah Cambridge. Hawking menghadap Tuhan untuk selama-lamanya di usia 76.

"Kami sangat sedih bahwa ayah kami tutup usia pada hari ini," demikian pernyataan yang dirilis anak Hawking, yakni Robert, Lucy, dan Timothy, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (14/3/2018).

"Dia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa yang pekerjaan dan warisannya akan terus digunakan selama bertahun-tahun. Keberanian, ketekunan, kecemerlangan dan humornya menginspirasi orang-orang di seluruh dunia," kata pihak keluarga.

Stephen William Hawking, CH, CBE, FRS merupakan profesor Lucasian dalam bidang Matematika di Universitas Cambridge dan anggota dari Gonville and Caius College, Cambridge. Ia juga dikenal akan sumbangannya di bidang fisika kuantum, terutama teori-teorinya seputar kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan radiasi Hawking.

Salah satu tulisan yang menggugah perhatian dunia adalah A Brief History of Time, yang tercantum dalam daftar bestseller di Sunday Times London selama 237 minggu berturut-turut.

Pria yang tingkat IQ nya disejajarkan dengan Einstein ini pernah merasakan sakitnya tetraplegia (kelumpuhan) karena sklerosis lateral amiotrofik. Hebatnya, karier ilmiah Stephen Hawking terus berlanjut selama lebih dari empat dekade. Buku-buku dan penampilan publiknya menjadikan ia sebagai seorang selebritas akademik dan teoretikus Fisika yang termasyhur di dunia.

Berikut beberapa fakta Stephen Hawking yang menarik untuk disimak, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Lahir di Oxford, Inggris dan mengidap penyakit motor neuron, Stephen Hawking adalah salah satu Fisikawan Teoritis paling terkenal dari zaman modern. Selain kontribusinya dalam Science (terutama Kosmologi), kehidupannya juga memiliki banyak hal menarik untuk diketahui. Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang dirinya dan kehidupannya yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Hawking dijuluki Einstein sama teman-teman sekolah

Berhubung tingkat intelejensinya yang sangat luar biasa, ia bahkan tahu apapun ilmu di dunia ini. Kecerdasannya seperti kamus berjalan. Ahli Fisika Teoritis ini kemudian melahirkan sejumlah penemuan penting, mencetuskan sederet teori hebat, dan menulis berbagai buku yang isinya super brilian.

 

Simak juga video menarik berikut:

 

1 of 4

2. Petualang

Merasa Hidup Tak Adil? Ini 7 Kutipan dari Stephen Hawking
Kutipan mengagumkan dari Stepehen Hawking buat kamu yang kerap merasa stres dan depresi.

Hawking sangat suka petualangan dan punya kecerdasan di atas rata-rata sejak ia kecil. Salah satu kegiatan seru yang ia ikuti bersama rekan-rekan kampusnya adalah menjadi bagian dari tim dayung di University College, Oxford.

3. Masih SMA, Hawking sudah bisa membuat komputer

Di SMA St. Albans, ia membuat sebuah komputer bersama dengan teman-temannya dan guru Matematika, Dikran Tahta dari switchboard telepon tua, bagian jam dan komponen daur ulang lainnya.

4. Pengalaman anti gravitasi!

Stephen hawking adalah seorang penganjur untuk mencari planet lain untuk bertahan hidup umat manusia dan pada tahun 2007 ia mengambil penerbangan gravitasi nol untuk merasakan kehilangan bobot.

 

 

2 of 4

5. Terkena penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis

[Bintang] Stephen Hawking Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Ahli fisika dan kosmologi Stephen Hawking meninggal dunia di usianya yang ke-76 tahun. (Foto: CNBC.com)

Siapa yang tidak syok. Di usia masih muda, energik, dan haus-hausnya menimba ilmu, dokter mendiagnosis dia terkena ALS pada tahun 1963. Lebih sedih lagi, dokter mengatakan umur Hawking tinggal 2 tahun lagi. Artinya, ia akan meninggal pada tahun 1965.

ALS merupakan penyakit neuron motorik dan dokter mengatakan kepadanya bahwa dia hanya punya sisa umur 2 tahun lagi. Ternyata ia masih beri umur lebih panjang sama Tuhan. Boleh jadi karena kiprahnya akan membawa perubahan besar dan berarti untuk dunia.

6. Hawking menerima Ice-Bucket Challenge

Pada tahun 2014, Stephen Hawking menerima tantangan Ice-Bucket namun karena pneumonia berat, ia tidak bisa melakukannya sehingga, anak-anaknya melakukannya atas namanya.

7. Hawking pernah kalah taruhan

Pada tahun 1997, Stephen Hawking kalah taruhan oleh Fisikawan Teoritis Amerika John Perskill tentang konsep Lubang Hitam yang menyatakan bahwa tidak ada yang dapat melarikan diri dari sebuah lubang hitam yang melanggar ke dasar-dasar mekanika kuantum. Akhirnya ia mengakui kekalahannya pada tahun 2004.

 

 

3 of 4

8. Saat Hawking jatuh cinta

Mengenang Momen Kebersamaan Stephen Hawking dan Tokoh Dunia
Foto pada tanggal 12 Agustus 2009, Stephen Hawking menerima Presidential Medal of Freedom dari Presiden AS Barack Obama dalam sebuah upacara di East Room di Gedung Putih di Washington DC. (AFP Photo/Jewel Samad)

Bukan hanya ilmu yang ia bisa tundukkan, hati wanita pun berhasil ia luluhkan. Hawking memiliki cara sendiri untuk menyampaikan pendapatnya mengenai kaum Hawa. Dalam wawancaranya dengan New Scientis pada 2012 lalu ia ditanya apa yang paling sering ia pikirkan dalam kesehariannya. “Perempuan. Mereka adalah sebuah misteri yang komplet.”

Kalimatnya tentu ia lontarkan berdasar kisah nyata yang dialaminya. Hawking pernah menikah sebanyak dua kali. Malang, urusan asmaranya kandas di tengah jalan. Ia pun bercerai dari kedua istrinya. Dari hasil pernikahan, ia dikaruniai keturunan tiga orang anak dari pernikahannya dengan Jane Wilde: Robert (1967) Lucy (1970), dan Timothy (1979).

Pernikahan mereka hanya bertahan 3 dekade. Setelah bercerai dengan istri pertamanya pada 1995, Hawking kemudian menikah dengan Elaine Mason di tahun yang sama. Pernikahan keduanya tak berjalan mulus. Sebelas tahun kemudian, keduanya bercerai.

9. Hawking di Layar Kaca

Dia telah muncul di beberapa televisi. Versi animasinya muncul di The Simpsons dan ia meminjamkan suaranya sendiri. Dia juga muncul di Star Trek: Next Generation. Dia juga muncul dalam acara dokumenter populer seperti Stephen Hawking: Master of the Universe dan Into the Universe dengan Stephen Hawking.

Lanjutkan Membaca ↓