Serena Williams Hampir Meninggal Dunia Saat Melahirkan

Oleh Aretyo Jevon Perdana pada 22 Feb 2018, 19:30 WIB
Diperbarui 22 Feb 2018, 19:30 WIB
Serena Williams di Karpet Merah
Perbesar
Cerita Perjuangan Serena Williams Melahirkan Anak Pertamanya (Jamie McCarthy / GETTY IMAGES / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Mantan petenis nomor 1 dunia, Serena Williams, menceritakan perjuangannya ketika melahirkan anak perempuan pertamanya, Alexis Olympia. Mengutip The Guardian, Kamis (22/2/2018), Petenis asal Negeri Paman Sam tersebut sempat terbaring enam minggu pasca melahirkan.

Petenis asal Negeri Paman Sam tersebut menuliskan komplikasi yang dialaminya pasca melahirkan Alexis melalui sebuah artikel untuk CNN.

"Saya hampir meninggal setelah melahirkan anak perempuan saya, Olympia," kata Serena mengutip The Guardian.

Williams mengatakan kehamilannya berjalan dengan lancar, hingga suatu hari dirinya menghadapi masalah. Serena Williams menceritakan semuanya berawal dari luka pasca operasi caesar yang terbuka karena batuk yang dialaminya akibat emboli.

"Ketika kembali ke meja operasi, dokter menemukan hematoma, gumpalan darah yang membesar, di perut saya. Lalu saya kembali ke meja operasi guna mencegah gumpalan tersebut merambat ke paru-paru," Ujar Serena Williams.

Serena Williams diketahui melahirkan anak perempuan pertamanya tersebut melalui operasi caesar darurat.

 

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Serena Williams mengajak orang untuk beramal

Serena Williams di Karpet Merah
Perbesar
Petenis asal AS, Serena Williams meminta semua orang untuk berdonasi guna membantu ibu dan bayi yang baru lahir di seluruh dunia. (Bryan Bedder/Getty Images/AFP)

Berdasarkan kisah perjuangannya tersebut, Serena Williams merasa dirinya beruntung karena mendapatkan penanganan yang sangat baik dari tim medis. Dia melihat banyak ibu berkulit hitam yang tidak senasib dengannya.

"Tidak hanya di Amerika Serikat, saya yakin di seluruh dunia, ribuan perempuan berjuang untuk melahirkan, seperti di negara-negara termiskin. Mereka yang mengalami komplikasi seperti saya, sering kali tidak tertangani dengan baik karena tidak ada obat, fasilitas kesehatan atau tenaga medisnya," jelas Williams.

Oleh sebab itu, Williams terus mengajak semua orang untuk beramal guna membantu ibu dan bayi yang baru lahir di seluruh dunia.

 

Lanjutkan Membaca ↓