Adegan Hujan di Film Dilan 1990 Boleh Ditiru, Punya Manfaat

Oleh Aditya Eka Prawira pada 05 Feb 2018, 16:00 WIB
Diperbarui 05 Feb 2018, 16:00 WIB
Kocak, 7 Meme Film Dilan 1990 yang Bikin Ngakak
Perbesar
Adegan Naik Motor sambil Hujan-hujan di Film Dilan 1990 (Sumber foto: Potongan trailer film Dilan)

Liputan6.com, Jakarta Film Dilan 1990 masih bertengger di posisi puncak film box office Indonesia. Tayang perdana pada 25 Januari 2018, film Dilan 1990 yang ikut melambungkan sederet nama pemain muda seperti Iqbaal Muhammad (Dilan), Vanesha Presscilla (Milea), dan Debo (Nandan) berhasil menarik tiga juta orang untuk masuk ke gedung bioskop.

Dilan dan Milea lalu dinobatkan sebagai pasangan baru kinyis-kinyis dari sebuah film. Menggeser kepopuleran Rangga dan Cinta (Ada Apa dengan Cinta? dan Ada Apa dengan Cinta? 2) yang booming satu dekade lalu.

Demam Dilan kemudian menjangkiti sejumlah orang setelah menonton film Dilan 1990. Ada yang mendadak romantis dan ada pula yang tiba-tiba baper, teringat nostalgia yang pernah tercipta di zaman SMA dulu.

Film ini terlihat klise dan minim sekali konflik. Bukannya memang seperti itu muda-muda zaman segitu? Konflik? Paling juga sebatas berbohong sama pacar, ikut tawuran, dan curi-curi waktu untuk menelepon tambatan hati. Takut yang mengangkat telepon bukan lawan jenis yang ditaksir, tapi orangtuanya.

Namun, di balik keklisean tersebut, banyak hal asyik dan menyehatkan jiwa dan raga yang bisa dipetik dari film Dilan 1990

 

Saksikan juga video berikut ini: 

 

2 dari 3 halaman

Adegan Hujan-hujanan di Film Dilan 1990

Pemain film Dilan 1990, Vanessa Prescilla dan Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Perbesar
Pemain film Dilan 1990, Vanessa Prescilla dan Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan. (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Buat kamu yang sudah menonton film Dilan 1990 di bioskop, pasti tidak asing dengan adegan Dilan-Milea jalan-jalan naik motor dalam keadaan hujan-hujanan.

Kamu tahu, hujan-hujanan seperti Dilan dan Milea selain romantis, juga memiliki manfaat bagi kesehatan?

Seperti dikutip dari situs Boldsky pada Senin, 5 Februari 2018, air hujan sebenarnya adalah air murni. Air dari langit yang belum menyentuh tanah, batu, bahkan permukaan apa pun yang dapat menambah kontamin.

Sebuah studi mengkalim, udara saat hujan turun jauh lebih sehat untuk bernapas ketimbang saat sedang tidak hujan. Saat itu, udara sedang bersih dan segar. Curah hujan menggerakkan racun di udara bersmaa debu dan polutan.

Juga disebutkan, air hujan bagus untuk. Saat tingkat kelembapan lebih tinggi, virus yang mungkin muncul di sekitar kamu tidak akan membahayakan tubuh.

Kamu pernah dengar bahwa mencium bau tanah basah setelah hujan bisa mendatangkan ketenangan? Mungkin ini juga alasan Milea merasa tenang saat berada di dekapan Dilan ketika adegan tersebut di akhir film Dilan 1990. Mungkin, lho.

 

3 dari 3 halaman

Hal Menyenangkan di Film Dilan 1990

Pemain film Dilan 1990, Vanessa Prescilla dan Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Perbesar
Pemain film Dilan 1990, Vanessa Prescilla dan Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan. (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Bau tanah setelah hujan (petrikor) disukai segelintir orang karena aromanya yang menyenangkan. Mereka merasa lebih tenang setelah menghirup aroma bau tanah, yang tak jarang membawanya ke masa lalu, ke sebuah masa paling menyenangkan yang rasanya sulit untuk dilupakan.

Selain bakteri dalam tanah, juga sering terjadi proses pelapukan yang dapat menghasilkan kandungan minyak. Ketika hujan terjadi, manusia dapat menghirup bau dari proses pelapukan tersebut, bau ini juga hampir mirip seperti bau dalam area pepohonan.

Bahkan, tanaman cenderung melepaskan zat tertentu yang berkontribusi pada aroma yang khas itu.

Air hujan bersifat basa. Sifat basa ini bagus untuk rambut kita karena kadar asam pada kulit kepala bisa turun. Tanpa sampo pun, rambut tetap sehat karena disiram air hujan ini.

Oh iya, ini berlaku kalau kamu bermain hujan tidak lebih dari 10 menit. Sementara kita tidak tahu, berapa lama Dilan dan Milea di film Dilan 1990 bermain hujan-hujanan.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by