Begini Para Dokter Tangani Campak dan Gizi Buruk di Asmat

Oleh Fitri Haryanti Harsono pada 19 Jan 2018, 10:47 WIB
Diperbarui 19 Jan 2018, 10:47 WIB
Campak
Perbesar
Cara tangani campak dan gizi buruk di Asmat. (Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan)

Liputan6.com, Jakarta Pengobatan campak dan gizi buruk untuk anak-anak di Kabupaten Asmat Papua terus dilakukan. Campak dapat disembuhkan bila didiagnosis sejak awal, terutama dari gejala yang terlihat.

“Pasien dengan demam dan ruam, yang berawal dari kepala. Lalu menjalar ke seluruh tubuh, disertai gejala ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) atau diare, dan belekan. Perlu dicurigai sebagai campak,” kata dokter spesialis anak, Dimas Dwi Saputro, yang bertugas di Agats, Papua, dalam rilis yang diterima Health Liputan6.com, Jumat (19/1/2018).

Gizi buruk secara langsung juga menyebabkan campak. Tanda tersebut dilihat dari tubuh sangat kurus. Tulang iga jelas terlihat dan gelambir kulit pada bokong. Wajah pun tampak keriput.

Sebelum dilakukan pengobatan, pasien harus dipastikan, apakah menderita gizi buruk atau campak saja. Atau campak yang disertai gizi buruk.

Bila terdiagnosis campak, diberi antibiotik dan asupan nutrisi optimal. Pemberian vitamin A juga dilakukan untuk mengatasi campak.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Tangani gizi buruk

Campak
Perbesar
Diagnosis yang tepat dilakukan agar pengobatan campak dan gizi buruk di Asmat terlaksana baik. (Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan)

Pada kasus anak-anak di Asmat yang menderita gizi buruk diberikan nutrisi berupa susu dengan formulasi khusus.

"Formula khusus, kami buat sendiri, yaitu susu formula ditambah gula, minyak, dan mineral mix. Sayangnya, minyak dan mineral mix tidak tersedia di sini. Jadi, hanya susu dan gula saja," jelas Dimas.

Pasien juga diberi antibiotik, vitamin A, dan asam folat. Kenaikan berat badan terus dipantau tiap pagi.

Untuk mencegah campak meluas, masyarakat diimbau terapkan perilaku hidup bersih dan sehat tiap hari agar mencegah penularan sakit infeksi. Asupan makanan tercukupi dengan baik serta perhatikan jadwal makan.

Asmat, Campak
Perbesar
Tim Gereja Katolik Asmat (Keuskupan Agats) mulai membagikan makanan ke beberapa pedalaman Asmat, Kamis (18/1) / Foto : John Ohoiwirin
Lanjutkan Membaca ↓