Radiasi Ponsel dan Wi-Fi Bikin Wanita Hamil Berisiko Keguguran?

Oleh Yasmine pada 19 Des 2017, 19:30 WIB
Diperbarui 19 Des 2017, 19:30 WIB
Ilustrasi Ponsel pada ibu hamil
Perbesar
Ilustrasi Ponsel pada ibu hamil

Liputan6.com, Jakarta Wanita hamil wajib waspada terhadap penggunaan ponsel dan Wi-Fi dalam kehidupan sehari-hari. Menurut sebuah studi, Wi-Fi dan ponsel meningkatkan risiko keguguran hingga 50 persen.

Radiasi non-pengion medan magnet (MF) dari Wi-Fi dan ponsel memberikan tekanan pada tubuh, sehingga dapat menyebabkan kerusakan genetik yang membuat wanita hamil rentan pada keguguran, seperti yang dilansir Dailymail, Selasa (19/12/2017).

Menurut penelitian yang dilakukan di AS, radiasi ini sangat besar pengaruhnya pada kehamilan. Peneliti mengungkapkan radiasi ini akan akan merusak masa gestasi janin, pada usia 20 minggu.

Periset dari Divisi Riset Kaiser Permanente di Oakland, California, menganalisis 913 wanita hamil pada berbagai tahap kehamilan mereka.

Beberapa peserta memiliki riwayat keguguran satu kali dalam masa kehamilannya. 

 

Saksikan juga video berikut ini: 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Hasil riset

8 Tips menghindari penyakit kanker akibat radiasi ponsel
Perbesar
8 Tips menghindari penyakit kanker akibat radiasi ponsel

Dalam penelitian ini, peserta diminta untuk membawa EMDEX Lite meter, alat pengukur paparan radiasi MF, selama 24 jam.

Periset mengikuti setiap perkembangan kehamilan peserta hingga masa gestasi. Hasilnya, wanita hamil dengan paparan rasiasi MF yang tinggi, memiliki risiko keguguran hingga 48 persen.

Penulis utama Dr De-Kun Li mengatakan, "Studi ini memberikan bukti dari populasi manusia bahwa radiasi non-pengion medan magnet memiliki dampak biologis yang merugikan pada kesehatan manusia."

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya