Jangan Sampai Menyesal, Pengantin Baru Perlu Bulan Madu

Oleh Benedikta Desideria pada 10 Nov 2017, 20:00 WIB
Diperbarui 10 Nov 2017, 20:00 WIB
Bulan Madu
Perbesar
Bila menunggu sampai setahun sesudah menikah, itu bukan bulan madu. Itu hanya liburan saja. (Bridestory.com)

Liputan6.com, Jakarta Bulan madu (honeymoon) adalah hal lazim yang dilakukan usai menikah. Namun, bulan madu bukan sekadar pergi berdua liburan saja. Ada beberapa alasan mendasar bulan madu perlu dilakukan tak lama sesudah menikah.

Psikolog yang juga konselor pernikahan, Marie Hartwell-Walker menyebutkan paling tidak ada empat alasan mendasar pasangan baru menikah perlu bulan madu. Mengutip Psych Central, Jumat (10/11/2017) mari tengok alasannya.

1. Jadi penanda sudah menikah

Bulan madu menjadi penanda bahwa pasangan sudah menyandang status baru sebagai suami dan istri.

Usai bulan madu, biasanya pasangan pengantin baru ingin segera hamil. Berikut beberapa tips yang bisa Anda intip. (Foto: Bridestory.com)

2. Lepas penat

Semua orang tahu, pernikahan menyita waktu, tenaga, pikiran yang melelahkan. Saat bulan madu, di tempat yang menyenangkan saatnya melepaskan lelah dan rileks. Ini juga jadi momen melakukan aktivitas intim yang menyenangkan tanpa gangguan.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bulan madu untuk refleksi pasangan

3. Saat refleksi

"Melangkah sejenak dari aktivitas sehari-hari membuat pasangan memiliki waktu untuk merenungkan pernikahan yang bakal dijalani seperti apa," kata Marie.Momen-momen berdua tanpa dikejar-kejar waktu bisa membuat pasangan bisa mengeksplorasi karakter teman hidupnya.

Bingung bulan madu ke mana? Intip 5 destinasi berikut untuk Anda pecinta kuliner. (Foto: Bridestory.com)

4. Awal yang positif

Bulan madu memiliki konotasi positif. Mendengar bulan madu yang terbayang adalah liburan, senang-senang, keintiman.

"Bila memulai kehidupan dengan cara positif, bakal menjadi pondasi positif untuk kehidupan selanjutnya," katanya lagi.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya