Maruli Tampubolon Selami Kedisiplinan Pola Hidup Prajurit

Oleh Aditya Eka Prawira pada 02 Okt 2017, 11:30 WIB
Diperbarui 02 Okt 2017, 11:30 WIB
film Merah Putih Memanggi - Maruli Tampubolon
Perbesar
Pemain film Merah Putih Memanggil, Maruli Tampubolon saat berkunjung ke kantor Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (9/26). (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Liputan6.com, Jakarta Pola hidup para prajurit TNI tertanam di diri Maruli Tampubolon. Menjalankan proses syuting selama dua bulan bersama tentara di Bogor, Jawa Barat, membawa banyak perubahan dalam keseharian aktor sekaligus pengacara ini.

"Setiap sore saya menyemir sepatu sendiri," kata Maruli Tampubolon.

Dalam produksi sebuah film, biasanya tersedia satu atau beberapa orang kru yang bertugas "merapikan" semua pakaian dan perlengkapan yang dikenakan para pemain. Namun, ini tidak berlaku selama proses syuting Merah Putih Memanggil.

Menurut Maruli Tampubolon, para artis yang terlibat di produksi ini tergerak melakukan segala sesuatu sendiri karena melihat kebiasaan para prajurit. Maklum, film yang tayang pada 5 Oktober 2017 tidak hanya melibatkan artis, tapi juga prajurit sungguhan.

"Bahkan, rompi saya yang sudah bau karena dipakai seharian, saya cuci sendiri. Karena saya melihat yang lain juga melakukan itu, masa saya dan yang lain enggak?" kata Maruli Tampubolon yang berperan sebagai komandan Kopassus bernama Kapten Norman di Redaksi Liputan6.com belum lama ini.

Maruli sadar bahwa proses syuting yang menyenangkan ini berjalan selama dua bulan saja. Ia pun tak ingin membuang semua kesempatan tersebut. Meski kebiasaan itu perlahan jarang ia kerjakan lagi setelah syuting, tapi pola pikir dan kedisiplinan masih terbawa sampai sekarang.

Misalkan saat melihat kasur kotor sedikit saja, Maruli Tampubolon refleks langsung membersihkannya.