Pendiri Majalah Playboy Meninggal karena Usia Tua, Apa Artinya?

Oleh Benedikta Desideria pada 28 Sep 2017, 13:30 WIB
Diperbarui 28 Sep 2017, 13:30 WIB
hugh-hefner-131220b.jpg
Perbesar
pendiri majalah pria dewasa Playboy, Hugh Hefner meninggal dunia

Liputan6.com, Jakarta Pendiri majalah pria dewasa Playboy, Hugh Hefner, meninggal dunia bukan karena serangan jantung, kanker, atau penyakit lainnya. Menurut keluarga, Hefner meninggal dunia di usia 91 karena faktor alami dari lanjut usia.

Jika dilihat dari sudut pandang medis, lanjut usia bukanlah penyebab seseorang meninggal. Bisa jadi ketika keluarga mengatakan seseorang meninggal karena lanjut usia, sebenarnya akibat aneka penyakit yang diam-diam sudah hadir pada tubuhnya. Seperti pneumonia atau serangan jantung.

Sering juga masyarakat mengatakan orang tersebut meninggal dengan damai dalam tidur. Mungkin saja dia mengalami serangan jantung di tengah malam walau sebelumnya dia terlihat sehat dan bugar. 

Paling sering, penyebab orang lanjut usia meninggal akibat akumulasi penyakit dalam tubuh. "Seiring bertambahnya usia, seseorang jadi renta terkena penyakit jantung dan kanker tapi tidak diketahui," kata profesor di bidang kedokteran klinis dari Albert Einstein College of Medicine, Amy Ehrlich mengutip Business Insider, Kamis (28/9/2017).

"Sering juga melihat lansia jatuh, lalu berakhir dengan trauma serius seperti patah tulang pinggul. Bagi seorang yang sudah berusia 104 tahun, itu sulit untuk pulih," kata Amy lagi.

Orang lanjut usia tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun, karena daya tahan tubuh lemah dia meninggal karena risiko infeksi yang ada di rumah sakit. 

 

Saksikan juga video menarik berikut: