Ilmuwan Temukan Jalan Kembali ke Masa Lalu

Oleh Bella Jufita Putri pada 20 Jul 2016, 14:00 WIB
Diperbarui 20 Jul 2016, 14:00 WIB
Project Almanac, Pengalaman Seru Remaja Pencipta Mesin Waktu
Perbesar
Project Almanac mengusung konsep film rekaman handheld yang dipadu dengan genre fiksi ilmiah bergaya remaja.

Liputan6.com, Jakarta Jika dibayangkan, kembali ke masa lalu tentunya lebih sukar terjadi dibandingkan pergi ke masa depan. Namun peneliti sepertinya berhasil menyimulasikan partikel cahaya (foton) ke masa lalu.

Bahkan seperti dikutip laman Earthmysterynews.com, Rabu (13/07/2016) foton yang melewati lorong waktu dapat membuat seseorang berinteraksi dengan kehidupan lamanya.

Dalam ilmu fisika, mesin waktu dikenal sebagai Closed Timelike Curve (CTC) atau kurva seperti-waktu tertutup. Benda ini bergerak melalui ruang dan waktu, tetapi tidak pernah dapat melakukan perjalanan melalui ruang lebih cepat dari cahaya.

Eksperimen ini dipublikasikan dalam Nature Communications, menghasilkan paradoks baru yang disebut dengan Grandfather Paradox. Ini pertama kali diusulkan oleh penulis fiksi ilmiah Nathaniel Schachner pada tahun 1933, dan disinggung dalam seri film Back To The Future.

Apa ini tanda seseorang bisa ke masa lalu? sayangnya belum ada teori lanjutan mengenai hal ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya