5 Makanan Super yang Bantu Wanita Jalani Proses Penuaan

Oleh Gina Melani pada 27 Jun 2016, 06:00 WIB
Diperbarui 27 Jun 2016, 06:00 WIB
Kenari
Perbesar
Buah Kenari (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Menjadi tua dan kehilangan kemandirian kita adalah sesuatu yang kita semua takutkan. Namun para ahli sekarang mengklaim bahwa mereka telah menemukan lima "makanan super" yang dapat membantu wanita melalui proses penuaan.

Jeruk, apel, pir, selada romaine dan kenari dapat memungkinkan wanita untuk mencapai tahun kemudian, menurut penelitian terbaru. Jus jeruk juga ditemukan memiliki efek yang menguntungkan. Secara keseluruhan, diet berbasis di sekitar buah dan sayuran dan rendah minuman manis, garam dan lemak tak jenuh, kecepatan penuaan menurun pada wanita yang lebih tua.

Namun penting juga untuk memiliki pola makan yang sehat, para ilmuwan menekankan. Penelitian, yang didanai oleh Walnut Komisi California, mengatakan kenari dikemas dengan nutrisi yang sehat, yang dapat menjelaskan temuan.

Awal tahun ini, Dr Michael Greger, penulis "How Not To Die", mengaku makan hanya dua genggam kacang seminggu dapat memperpanjang kehidupan perempuan sebanyak joging empat jam seminggu.

Penelitian sebelumnya telah menemukan kenari dapat mengurangi risiko serangan jantung dan diabetes, mengurangi stres, mencegah Alzheimer, kanker payudara dan prostat serta menurunkan kolesterol, dilansir dari laman Dailymail, Senin (27/6/2016).

Kenari kaya akan antioksidan dibandingkan kacang lainnya. Memakan enam kenari sekali seminggu mengurangi risiko menjadi lemah, ungkap studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition. Dan sebuah studi oleh University of Michigan tahun lalu menemukan orang yang makan satu apel kecil sehari memiliki sembilan persen kemungkinan lebih rendah dari mengunjungi dokter beberapa kali dalam setahun.

Dr Francine Grodstein, Profesor Kedokteran di Harvard Medical School, mengatakan, "Ada banyak penelitian yang terlihat pada kondisi kesehatan tertentu dalam penuaan, seperti diabetes dan penyakit jantung, tetapi sedikit yang memperhatikan penelitian tentang kualitas hidup dan kemampuan untuk memperlambat penuaan."

Pesan sederhana dari penelitian ini adalah bahwa makanan sehat pada umumnya, termasuk makanan tertentu, seperti kenari dan makanan utuh lainnya, dapat membantu mempermudah wanita melakukan tugas-tugas sehari-hari seiring bertambahnya usia mereka, seperti membawa bahan makanan atau berpakaian sendiri.

Para peneliti melihat data dari 54.762 wanita selama 30 tahun, antara 1992 dan 2008. Peserta diberi pertanyaan tentang fungsi fisik mereka, termasuk kemampuan mereka untuk melakukan kegiatan hidup dasar sehari-hari. Hubungan antara kebiasaan makan dan masalah dengan mobilitas kemudian diukur. Diet dinilai menggunakan Indeks Alternatif Makan Sehat - ukuran kualitas yang menggabungkan makanan dan nutrisi sebagai prediksi risiko penyakit kronis mereka.

Para peneliti juga menunjukkan bahwa peserta penelitian hanya perempuan, hasilnya mungkin tidak berlaku untuk laki-laki. Dr Grodstein mengatakan, "Hasil ini menambah bukti yang menguraikan banyaknya manfaat dari diet yang sehat untuk wanita. 'Penelitian tambahan diperlukan untuk lebih memahami bagaimana diet dan gaya hidup dapat membantu menjaga kesehatan dan kesejahteraan kita."