Cokelat Juga Bermanfaat bagi Ibu Hamil

Oleh Fitri Syarifah pada 03 Feb 2016, 06:00 WIB
Diperbarui 03 Feb 2016, 06:00 WIB
20150716-Obat Alami Anti-Depresi, Yuk Makan 6 Makanan Ini 1
Perbesar
Cokelat hitam memang lebih pahit, namun lebih kaya antioksidan. Jika ingin tidak stres, maka makan dark cokelat adalah wajib hukumnya. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Sebuah studi terbaru kembali menemukan manfaat cokelat. Menurut para ilmuwan, flavanoid pada cokelat dapat membantu perkembangan plasenta dan pertumbuhan janin pada wanita hamil serta mengurangi risiko komplikasi kehamilan yang berbahaya.

Tim peneliti yang penasaran mencari manfaat cokelat pada ibu hamil awalnya tidak menyangka karena studi sebelumnya justru menunjukkan hasil yang sebaliknya. Namun setelah menguji secara acak 129 wanita antara 11 dan 14 minggu kehamilan, mereka tidak menemukan risiko preeklampsia. 

"Para wanita secara acak mengonsumsi 30 gram cokelat setiap hari selama 12 minggu hingga melahirkan. Kami juga mengevaluasi risiko preeklampsia, hipertensi gestasional, berat plasenta dan berat lahir pada wanita. Hasilnya justru berdampak positif pada plasenta dan pertumbuhan janin," kata Rekan penulis studi Dr Emmanuel Bujold, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (3/2/2016).

Penelitian ini rencananya akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan Society for Maternal-Fetal Medicine. Studi sebelumnya menunjukkan, cokelat bukan hanya baik untuk kesehatan jantung. Theoboromine di dalamnya bahkan diklaim merupakan obat di kala stres karena dapat menenangkan pikiran. Studi lain, cokelat juga ternyata efektif untuk meredakan batuk.