Ibu Hamil Berlatih Yoga, Aman atau Tidak?

Oleh Benedikta Desideria pada 29 Des 2015, 16:00 WIB
Diperbarui 29 Des 2015, 16:00 WIB
5 Pose Yoga yang Sanggup Bikin Ibu Hamil Tetap Sehat
Perbesar
Ternyata perempuan hamil juga harus berolahraga. Salah satu olahraga yang paling aman adalah melakukan yoga.

Liputan6.com, London - Saat hamil ada banyak larangan ini dan itu, termasuk untuk tidak berlatih yoga karena dapat membahayakan janin. Para pakar berpendapat ada beberapa pose yoga, seperti sikap terbalik, yang dapat mengurangi sirkulasi darah janin dan denyut jantung bayi meningkat.

Karena itu, para ibu hamil dilarang melakukan pose 'happy baby pose' dan 'downward facing dog'.

Namun studi terbaru menunjukan bahwa pose-pose yoga tersebut ternyata aman bagi perempuan dalam tahap akhir kehamilan mereka. Lalu, yoga pun aman bagi setiap tahap kehamilan. Lewat latihan yoga selama masa kehamilan bisa menjaga fleksibilitas tubuh dan otot, serta melatih teknik bernapas seperti dikutip laman Daily Mail, Selasa (29/12/2015).

Hal ini didapatkan lewat studi terhadap 25 wanita hamil sehat di minggu-minggu terakhir kehamilan. Mereka mencoba 26 pose yoga umum kecuali yang membuat mereka berbaring dengan perut serta mnghindari hand stand dan head stand. Berbagai pose pun dimodifikasi agar nyaman seperti menggunakan blok, kursi, atau dinding untuk menghindari cedera. Ternyata denyut jantung janin tetap sama ketika mencoba semua pose seperti dituliskan dalam Jurnal Obstetrics and Gynecology.

Selain itu, tak satu pun dari para perempuan mengalami penurunan gerakan janin, kebocoran cairan, perdarahan pada vagina, maupun kontraksi 24 jam setelah sesi yoga.

"Meskipun ini adalah studi pendahuluan, saya menemukan bahwa tidak ada perubahan yang merugikan pada kesejahteraan ibu atau janin setelah melakukan 26 pose yoga," ucap pemimpin studi dari Jersey Shore University Medical Center, Amerika Serikat, dokter Rachel Polis.

"Pose-pose yang diduga memiliki kontraindikasi, seperti downward facing dog, child’s pose, happy baby dan corpse pose, dapat ditoleransi dengan baik," tutur Polis lagi.**