7 Hal Menakjubkan yang Terjadi pada Tubuh Saat Tidur

Oleh Benedikta Desideria pada 27 Jul 2015, 18:00 WIB
Diperbarui 27 Jul 2015, 18:00 WIB
8 Tips Awet Muda
Perbesar
Tidur | via: fayunda.it

Liputan6.com, New York- Kala tubuh sedang lelah-lelahnya, merebahkan tubuh di kasur langsung cepat tertidur. Saat bangun sudah pagi, tanpa kita merasakan sesuatu saat tidur.

Padahal, ada banyak hal menarik yang terjadi pada tubuh saat tidur. Mulai dari suhu tubuh menurun hingga terbangun beberapa kali tanpa disadari. Berikut ini penjelasannya seperti dilansir laman Cosmopolitan, Senin, 27/7/2015.

1. Suhu tubuh menurun
Suhu tubuh yang menurun merupakan cara untuk mengurangi pembakaran dan menyimpan kalori. Menurut dokter spesialis tentang tidur yang juga profesor klinis di UCLA, Amerika Serikat, Avi Ishaaya, tidur merupakan mekanisme bertahan hidup.

2. Pembuangan racun
Saat tidur nyenyak, tubuh akan bekerja membuang racun. Hal ini membuat tubuh dan otak lebih muda atau bekerja lebih baik di keesokan harinya.

Sedangkan pada orang yang tidak tidur nyenyak, filtrasi tidak berjalan efektif. Hal inilah yang membuat para ahli menyatakan orang-orang yang kurang tidur bisa tak sehat.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Penyortiran informasi

3. Terjadi penyortiran informasi
"Saat bangun, otak menerima semua informasi. Namun jika semua disimpan, otak akan penuh. Untungnya saat tidur terjadi proses pemilahan informasi mana yang dianggap penting dan tidak," terang dokter yang berkecimpung di bidang tidur dari UCLA School of Medicine, Christopher Colwell.

4. Tubuh 'lumpuh' tapi otak aktif
Otak seseorang yang tidur dan bermimpi itu sebenarnya lebih aktif dibandingkan orang yang bangun. "Sebuah teori mengungkapkan, saat tidur Anda mengatur pikiran dan belajar, muncul informas-informasi. Namun tidak ada yang tahu mengapa otak benar-benar aktif saat tidur," terang profesor neurologi dan direktur UCLA Sleep Disorders Center, dokter Alon Avidan Y.

Ia juga mengungkapkan, aktifnya pikiran saat tidur dapat membuat penemuan-penemuan penting dalam kehidupan.

5. Perbaikan sel-sel tubuh dan otak
Saat kita beraktivitas di siang hari, banyak hal yang rusak di tubuh. Pada saat tidur, ini saatnya tubuh untuk memperbaiki bagian sel-sel dan otak yang rusak. Inilah alasan mengapa para peneliti kerap mengingatkan pentingnya tidur cukup dan berkualitas.


Sistem kekebalan tubuh berada pada puncaknya

6. Sistem kekebalan tubuh berada pada puncaknya
Sebuah studi menunjukkan orang yang menerima vaksin flu lalu kurang tidur di malam harinya, tidak menciptakan anatibodi yang diperlukan tubuh untuk melindungi serangan dari flu.

"Bila Anda kurang tidur, lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi berulang-ulang," ucap pendiri dan direktur BlueSleep Center di New York, dokter Jordan Stern.

Ia juga menyarankan bila merasakan gejala infeksi saluran pernapasan atas, coba untuk tidur selama 10 jam.

7. Terbangun beberapa kali
Saat tidur seseorang terbangun 5 hingga 15 kali per jam. Ini biasanya terjadi saat peralihan tahapan tidur.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya