Gara-gara Kepala Suami Botak, Istri Minta Cerai

Oleh Liputan6 pada 04 Feb 2015, 08:30 WIB
Diperbarui 04 Feb 2015, 08:30 WIB
Salah satu penyebab perceraian. Foto Ilustrasi (Emirates247)
Perbesar
Ilustrasi perceraian. Foto Ilustrasi (Emirates247)

Liputan6.com, Mesir Perceraian bisa dipicu apa saja, tak hanya karena pertengkaran. Di Mesir, seorang wanita bergegas ke pengadilan dan meminta bercerai dari suami dua hari setelah pernikahan. Sang istri minta cerai karena suaminya botak.

Seperti dilansir Emirates247, Rabu (4/2/2015), wanita yang tak disebutkan identitasnya itu mengatakan kepada hakim di Kairo bahwa ia tak tahu suaminya botak karena selalu memakai wig. Sang suami juga tak pernah mengatakan ia botak selama 11 bulan pertunangan.

"Wanita itu mengatakan ke pengadilan bahwa ia menemukan selama bulan madu suaminya botak, meskipun ia (suaminya) baru 28 tahun," tulis surat kabar di Mesir.

"Ia bersikeras bercerai, dengan mengatakan suaminya berbohong kepadanya karena tak menceritakan bahwa dirinya [botak ]( 681448 "")sebelum menikah," katanya.

Kebotakan terjadi pada sejumlah pria. Penyebab kebotakan dalam penelitian terungkap yakni akibat protein berlebih yang memicu kerontokan rambut.

Hormon testosteron berperan penting dalam kebotakan. Demikian juga faktor genetik. Keduanya menyebabkan folikel rambut mengerut dan akhirnya menjadi sangat kecil dan tak terlihat oleh mata telanjang. Dan di kepala muncullah kebotakan.



* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya