'Ear Candle` Tak Aman untuk Telinga Anda?

Oleh Melly Febrida pada 21 Jan 2015, 15:30 WIB
Diperbarui 21 Jan 2015, 15:30 WIB
Tak Disarankan Bersihkan Telinga Pakai `Ear Candle`
Perbesar
Sejumlah salon menawarkan perawatan seperti ear candle untuk membersihkan kotoran telinga. Namun, cara ini tak disarankan.

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah salon menawarkan perawatan seperti ear candle untuk membersihkan kotoran telinga. Namun, cara ini tak disarankan karena bisa menyebabkan iritas.

Hal ini disampaikan Dokter di Rumah Sakit Puri Indah dan RSPI, Dr Agus Subagio, SpTHT., saat dihubungi Tim Health Liputan6.com, Rabu (21/1/2015).

"Para dokter THT tidak menyarankan karena beberapa hal. Salah satunya ear candle kebanyakan dilakukan tenaga yang bukan profesional," kata Agus.

Selain itu, ada beberapa kasus konsumen yang menggunakan ear candle sebenarnya tak memiliki kotoran telinga yang berlebih. "Banyak pasien saya yang mengeluh liang telinganya awalnya tidak apa-apa jadi bermasalah karena sebenarnya tak ada kotoran melakukan ear candle," ujarnya.

Menurutnya, penggunaan ear candle itu bisa membuat liang telinga yang sehat menjadi teriritasi. Jika sudah demikian bisa menimbulkan masalah seperti gatal-gatal, telinga tak enak.

"Ini tak bisa dipukul rata semua kotoran dilakukan ear candle. Apalagi tidak ada kotoran dilakukan ear candle jadinya iritasi dan peradangan," katanya.

Dr A.B. John, Ahli Bedah Telinga Hidung dan Tenggorokan di Mount Elizabeth Medical Centre, mengatakan dalam sejumlah laman penyedia jasa lilin telinga (ear candle) mengklaim praktik itu aman, padahal tidak.

Telinga dirancang bisa membersihkan sendiri. Memasukkan cotton buds atau kerucut lilin telinga sering menyebabkan komplikasi, seperti infeksi telinga dan menekan kotoran telinga. Ketika kotoran tertekan, ini bisa menyebabkan telinga tersumbat.