Manfaat di Balik Baunya Kotoran Telinga

Oleh Melly Febrida pada 21 Jan 2015, 16:00 WIB
Diperbarui 21 Jan 2015, 16:00 WIB
Manfaat di Balik Baunya Kotoran Telinga
Perbesar
Foto Ilustrasi

Liputan6.com, Jakarta Kotoran telinga memang mengganggu. Apalagi aromanya yang tak mengenakkan itu terkadang membuat kita ingin segera membersihkannya karena tak enak bila tercium orang lain. Lantas mengapa kotoran telinga itu bau?

Dokter di Rumah Sakit Puri Indah dan RSPI, Dr Agus Subagio, SpTHT., menjelaskan, bau yang dikeluarkan kotoran telinga itu bermanfaat untuk telinga.

"Memang baunya itu sedikit tidak enak. Bau yang tidak enak itu bermanfaat supaya binatang tidak ingin masuk ke liang telinga," kata dr Agus saat dihubungi Tim Health Liputan6.com via telepon, Rabu (21/1/2015).

Agus mengatakan, kotoran telinga yang kerap disebut serumen itu sebenarnya kelenjar yang diproduksi oleh sepertiga bagian luar telinga kita.

"Fungsinya selain untuk melumaskan daerah liang, juga mencegah bakteri dan jamur agar tidak tumbuh karena kelenjar telinga itu bersifat asam," kata Agus menjelaskan.

Ia mengatakan, kotoran telinga itu sama seperti keringat. Ada orang yang produksinya berlebihan. Anda yang ingin membersihkan kotoran telinga sebaiknya menghindari penggunaan cotton buds karena ada risiko di baliknya, seperti merusak gendang telinga.

Baca Juga:


10 Tips Keluarkan Kotoran Telinga Berlebih dengan Mudah 

Hindari Bersihkan Telinga Pakai `Cotton Bud`

7 Pengobatan Rumahan yang Harus Dihindari